Riau (Inmas) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Riau hingga kini masih disibukkan dengan proses pemberangkatan jemaah.
Setelah Kloter 18 BTH diterbangkan Senin (22/07)pukul 04.00 dini hari WIB ke Batam, jemaah Kloter 19 asal Kabupaten Kuansing dan Kabupaten Siak masuk asrama Embarkasi Haji Antara Riau, Senin (22/07) pukul 09.20.
Jemaah Kloter 18 BTH diterbangkan dari dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Jeddah menggunakan pesawat Arabia dengan nomor penerbangan SV 5121. Mereka terbang lima lebih awal dari yang dijadwalkan.
Sebagai Embarkasi Antara jemaah Kloter 18 BTH tidak menginap di Asrama Haji Embarkasi Batam. Jemaah Riau hanya istirahat sejenak menunggu penerbangan berikutnya menuju Tanah Suci.
Sementara itu Informasi dari Kepala Bidang Penerimaan Jemaah PPIH EHA Riau H M Saman MSi, kloter 19 yang masuk asrama hari ini berjumlah 442 orang jemaah dengan rincian 228 JCH Kuansing, 214 orang JCH Siak. ditambah 2 TPHD dan 5 Petugas.
Jemaah kloter 18 dipimpin Ketua Kloter, Resman Junaidi dari Siak, Pembimbing Ibadah H Jisman MA dari Kuansing, dokter Muhammad Irwan Martius dan dua paramedis Zulfikar M Ali Ibrahim, Caswarini Zulkarnaini Rasyid.
Selain itu Dua Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) juga ikut dalam rombongan Kloter 19, Drs H Mursini MSi, H. Mulkan M Sarin LC MA, dan Mimi ” terang Saman.
Ia mengatakan Kloter 19 BTH ini setelah melakukan sejumlah tahapan seperti pemeriksaan kesehatan, pemasangan gelang, pembagian living cost, dan pembagian kunci kamar akan langsung beristirahat sejenak di kamar masing masing.
Sementara jemaah termuda, Uut Nuraini , usia 35 tahun asal Kuansing. Sedangkan Jemaah tertua Jafar Sidik Longkai usia 89 tahun asal Kabupaten Siak, lanjut Kabid Penaiszawa ini.
Sebagai penghargaan bagi jemaah, para petugas dan panitia begitu sigap dan cekatan ikut menyambut jemaah ke tangga bus.
Hingga berita turun, masih berlangsung proses penerimaan jemaah dimulai pemeriksaan kesehatan hingga pembagian kunci kamar di ruang kedatangan.(vera)