0 menit baca 0 %

Hari Ini, 5555 Santri MDTA Se-Kabupaten Siak Ikuti UAMDTA

Ringkasan: Siak (Inmas) Senin, (23/04/18), sebanyak 5555 santri Kelas IV dari 286 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kabupaten Siak melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (UAMDTA). Pelaksanaan ujian ini akan dimulai dari tanggal 23 s/d 27 (Senin-Jum at) April 2018.

Siak (Inmas) – Senin, (23/04/18), sebanyak 5555 santri Kelas IV dari 286 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kabupaten Siak melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (UAMDTA). Pelaksanaan ujian ini akan dimulai dari tanggal 23 s/d 27 (Senin-Jum’at) April 2018. Pelaksanaan UAMDTA ini akan dimulai sekitar pukul 14.00 Wib s/d 17.00 Wib dengan dua mata pelajaran setiap harinya.

Adapun jadwal pelaksanaan UAMDTA yang telah disusun oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak adalah; Senin, Al-Qur’an (14.00-15.15), Hadits (15.45-17.00)., Selasa, ‘Aqidah (14.00-15.15), Akhlaq (15.45-17.00)., Rabu, Fiqih (14.00-15.15), SKI (15.45-17.00)., Kamis, Bahasa Arab (14.00-15.15), Ujian Praktek Baca al-Qur’an (15.45-17.00)., Jum’at, Ujian Praktek Ibadah (Qouliyah) (14.00-15.15), Ujian Praktek Ibadah (Fi’liyah) (15.45-17.00).

Keberadaan Madrasah Diniyah (MD) atau pada saat ini disebut Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT) adalah lembaga pendidikan Islam yang dikenal sejak lama bersamaan dengan masa penyiaran Islam di Nusantara. Pengajaran dan pendidikan Islam timbul secara alamiah melalui proses akulturasi yang berjalan secara halus, perlahan sesuai kebutuhan masyarakat sekitar.

Pada masa penjajahan hampir semua desa yang penduduknya beragama Islam, terdapat Madrasah Diniah (Diniyah Takmiliah), dengan nama dan bentuk berbeda beda antara satu daerah dengan daerah lainnya, seperti pengajian, surau, rangkang, sekolah agama dan lain lain. Mata  pelajaran agama juga berbeda beda yang yang pada umumnya meliputi aqidah, ibadah, akhlak, membaca Al Qur’an dan bahasa Arab.

Semoga dengan pelaksanaan UAMDTA ini, dapat menjadi barometer sejauh mana keberhasilan pengajaran agama di Kabupaten Siak. Selain itu juga menjadi ajang untuk melakukan evaluasi terkait dengan tumbuh kembang anak terhadap pengajaran dan pengamalan ilmu agama yang mereka dapatkan selepas dari menuntut ilmu di sekolah umum pada pagi harinya. (Hd)