Riau (Inmas) - Jemaah haji Indonesia gelombang pertama yang telah berada di Madinah selama sepekan akan mulai bergerak ke Mekah, Minggu, 14 Juli 2019. Tak terkecuali jamaah Riau yang sudah sepekan berada di Madinah.
Jemaah haji Riau mulai diberangkatkan ke Makkah pada hari ini, Minggu (14/7/2019). Berdasarkan jadwal, rombongan pertama yang akan berangkat adalah jemaah calon haji (JCH) BTH 1 Kepri dan BTH 2 asal Pekanbaru.
Jemaah yang berangkat umumnya telah melaksanakan sholat Arbain di Masjid Nabawi. Para jemaah juga sudah mengunjungi situs sejarah Islam, semisal Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud.
Rencananya didorong pada pukul 16.00 WAS atau waktu Indonesia pukul 20.00 WIB, jemaah dari kloter BTH 2 akan menempati hotel atau layanan akomodasi di Mekkah. Sebanyak 441 jemaah ditambah 5 orang petugas akan diinapkan di Hotel Royal Makkah Hotel selama di Mekkah.
Namun, menurut keterangan Rialis selaku Ketua kloter ada 1 jamaah yang tidak berangkat ke Mekkah hari ini. Jemaah bernama Zuresmi Z. Ia mengalami gagal jantung, yang disinyalir sudah bawaan dari tanah air, kata Rialis. Saat ini Zuresmi ditengah dirawat di rumah sakit TKHI Indonesia.
Semula jamaah ini berjumlah 448 jemaah termasuk petugas. Namun tercatat 1 jamaah wafat, dan 1 sakit tidak bisa ikut serta dengan kloter. Maka yang akan diangkut ke Mekkah hanya 446 jamaah termasuk petugas.
Untuk itu para petugas yang terdiri dari TPHI, TPIHI dan TKHD/TPHD beserta karu dan karom menggelar acara pemantapan di lantai 2 Hotel tempat jemaah menginap.
Ketua Kloter Rialis mengatakan pada pertemuan sekaligus pemantapan itu, jemaah BTH 2 diingatkan untuk meletakkan koper besar didepan kamar masing2 sebelum berangkat sholat subuh.
Sedikitnya ada beberapa hal yang ditekankan Rialis pada persiapan menuju Mekkah malam ini.
Pertama, Jamaah harus memastikan membawa tas tenteng masing masing ketika turun sholat Zuhur dan masukkan ke dalam bus sesuai dengan rombongan masing masing.
Kedua, seluruh jemaah diharapkan sudah berada didalam bus Pada pukul 14.00 WAS untuk pengecekan pasport.
Sangat di anjurkan kepada jemaah laki laki agar berpakaian ihram ketika sholat Zuhur, kata Rialis menyebut pesan ketiga.
Jemaah diminta pakai baju ihram di hotel tidak ada masalah, ini sudah disosialisasikann saat bimbingan manasik di tanah air," dia menandaskan.
Keempat, mengingat waktu dan kondisi di lift antri, sebaiknya setelah sholat Zuhur langsung naik bus. "Jemaah sholat Zuhur berjamaah di Mesjid Nabawi dengan jamak, lanjut sholat ashar berjemaah dengan jamak taqdim bersama rombongan", ungkap Rialis.
Bahkan sebelum Zuhur jemaah sudah makan siang dan insyaallah selama perjalanan nanti masing masing jemaah akan diberi jatah makan lagi, sebutnya.
Rialis menambahkan Kloter 2 BTH rencana meninggal kan kota Madinah menuju Mekkah, pada Ahad 14 Juli 19, pukul 16.00 WAS. Para petugas termasuk TPIHI, pihak kesehatan para karom meminta jemaah untuk menyiapkan mental dan fisik dengan prima, karena akan menghadapi puncak haji beberapa waktu kedepan.
“Jangan terlalu banyak membawa barang, dan jadilah jemaah mandiri”, tukasnya melalui via selluler, Minggu(14/07).(vera)