Riau (Inmas)- Tanggal 25 November telah diperingati sebagai Hari Guru Nasional di Indonesia. Sejak diberlakukan hingga saat sekarang ini, tak dapat disangkal guru memiliki peran yang sangat penting untuk membuka peluang bagi generasi yang berilmu dan beradab. Tak terkecuali MIN Pekanbaru, pada Senin (26/11) menggelar upacara peringatan Hari Guru Nasional RI ke-73 di halaman belakang Kampus MIN Pekanbaru. Menariknya, ini kali pertama lapangan yang masih baru ini digunakan sebagai lokasi upacara. Sedikitnya 1040 siswa yang mengikuti upacara peringatan HSN tersebut.
Fitrisma Rais Kepala MIN I Pekanbaru selaku inspektur upacara peringatan HSN ke-73, menyatakan seorang guru profesional harus siap dengan arus perkembangan teknologi tanpa melupakan strategi mengajar dengan aspek afektif. Menurutnya teknologi yang berkembang saat ini sangat menunjang kreatifitas guru dalam mengembangkan inovasi metode pembelajaran kepada peserta didik.
Guru harus mampu meningkatkan profesionalisme menuju abad 21, karena tantangan guru kedepan semakin berat, kompetensi guru harus relevan dengan perkembangan zaman. Revolusi industri yang semakin kompleks di berbagai sektor harus disikapi dengan baik. “Guru harus mampu menyeimbangkan kecepatan perkembangan teknologi yang ada”, tekannya.
Selanjutnya ia mengurai lebih dalam, peran guru baginya sangat lekat dengan integritas. “Guru tidak hanya melulu dihadapkan dengan rangkaian tugas mengajar, tapi juga dituntut mampu menanamkan dasar dasar nilai karakter peserta didik di lingkungannya maupun dalam memanfaatkan kemajuan teknologi”, jelasnya.
“Harusnya kita menyambut baik, perkembangan teknologi yang pesat sekarang ini, ambil sisi positif dan cegah sisi negatifnya”, ujar Fitrisma Rais dihadapan seluruh peserta upacara. “Bangsa yang besar tidak hanya ditentukan dari keluasan wilayah, jumlah penduduk, kekayaan SDM, tapi juga faktor pendidikan yang akan mencetak SDM berkualitas”, ungkapnya.
Setidaknya ada tiga ciri profesional yang harus dimiliki oleh seorang guru, sebut perempuan energik yang akarb disapa fit ini. Pertama, guru profesional adalah guru yang telah memenuhi kompetensi sebagai seorang pendidik, mampu menggali kemampuan dan keterampilan siswa untuk berfikir kritis, Kedua, guru profesional mampu membangun kesejawatan dan mengembangkan diri serta meningkatkan kecakapan untuk mengikuti laju perubahan zaman. Terakhir, sebutnya guru profesional harus mampu merawat jiwa sosialnya ditengah masyarakat sehingga Indonesia bisa menjadi bangsa yang cerdas, berbudaya, bermutu, dan mampu berdaya saing di kancah dunia.
Rangkaian upacara yang diwarnai dengan penyerahan penghargaan terhadap guru berprestasi dan saling bertukar kado diantara sesama guru dan karyawan, menjadi semakin terasa menyemarakkan peringatan HSN di MIN I pekanbaru tahun ini.(vera/adi/anto)