0 menit baca 0 %

Hari Anak Internasional, MTs Nurul Jadis Gelar Belajar Sehari Di Luar Kelas

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) - Sempena memperingati Hari Anak Internasional (HAI) tahun 2019, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Desa Pedekik, ikut serta melaksanakan kegiatan belajar sehari di luar kelas. Bertempat di halaman sekolah MTs Nurul Jadid Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis, pada Kamis (7/11/2019).

Bengkalis (Inmas) - Sempena memperingati Hari Anak Internasional (HAI) tahun 2019, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Desa Pedekik, ikut serta melaksanakan kegiatan belajar sehari di luar kelas. Bertempat di halaman sekolah MTs Nurul Jadid Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis, pada Kamis (7/11/2019).

 

Kegiatan belajar sehari di luar kelas tersebut diawali upacara bendera, dengan mengenakan pakaian seragam pramuka, sholat dhuha berjamaah, bersih-bersih lingkungan madrasah, mencuci tangan yang baik dan benar, membaca buku, mainan rakyat dan makan bersama.

 

Antusias dan semangat para siswa mengikuti belajar di luar ruangan itu, sangat terlihat sekalis dari raut wajah senang dan gembira, kenapa tidak karena meraka bisa berekspresi bebas di hadapan para guru dan teman-temannya. Kegiatan belajar sehari di luar kelas Itu langsung diawasi mulai dari kepala madrasah, wakil kepala madrasah dan seluruh majlis guru.

 

Kepala MTs Nurul Jadid Sairozi SAg mengatakan, melalui kegiatan belajar sehari di luar ruangan ini diharapkan bisa mendatangkan manfaat yang baik bagi siswa-siswi, salah satu manfaatnya adalah mereka mengerti adanya Hari Anak Internasional, sehingga mereka tahu hidup ini harus saling menghargai, menghormati, mencintai, membantu dan saling mengasihi satu sama yang lain. 

 

"Kami nilai kegiatan belajar di luar kelas ini, sebagai momentum untuk menyegarkan kembali semangat bagi seluruh siswa, supaya mereka kembali giat mengikuti proses belajar, apalagi hari ini mereka bebas belajar di luar kelas," ucap Sairozi.

 

Lebih lanjut beliau menyampaikan, melalui momen yang baik ini, selain mengajak siswa untuk belajar mencintai lingkungan, teman, guru serta juga mengajar mereka untuk membangun jiwa kebersamaan.

 

“Kami berharap Hari Anak Internasional ini tidak hanya dikenal oleh para siswa di kalangan perkotaan saja, namun kami ingin memperkenal kepada masyarakat pelosok, bahwa kita harus bersama menyemarakan peringatan hari tersebut, dimana selama ini masyarkat pelosok hanya mengenal Hari Anak Nasional saja, tapi hari ini setidaknya para wali murid tahu dengan Hari Anak Internasional, karena siswa diwajibkan untuk membawa makanan sehat dari rumahnya masing-masing hari ini.

 

Semetara itu ketika ditanya salah satu siswa MTs Nurul Jadid, Muhammad Roisul Ikhsan mengatakan, sangat senang belajar bersama hari ini di luar kelas. “Kami bisa belajar sambil bermain bersama teman-teman itu yang membuat kami timbul semangat ingin belajar," ujar Roisul. (rls-diskominfptik)