0 menit baca 0 %

Hanya Dua Bulan Menunggu, Jamaah Umrah PT An Cipta Wisata Berangkat ke Tanah Suci

Ringkasan: Riau (Inmas) Mengedepankan program Kementerian Agama melayani jamaah dengan mudah, nyaman dan transparan, hari ini PT An Cipta Wisata yang memberangkatkan 26 orang jamaah cabang Riau. Perusahaan travel ini menfasilitasi jamaah dengan beragam  kelengkapan umrah.

Riau (Inmas) – Mengedepankan program Kementerian Agama melayani jamaah dengan mudah, nyaman dan transparan, hari ini PT An Cipta Wisata yang memberangkatkan 26 orang jamaah cabang Riau. Perusahaan travel ini menfasilitasi jamaah dengan beragam  kelengkapan umrah. Sejak mengantongi SK Nomor 334 Tahun 2017 Perusahaan travel ini makin mengepakkan sayapnya, hingga sudah membuka cabang disejumlah provinsi seperti Babel dan Brebes, pun dalam waktu dekat akan membuka cabang baru di Sumbar dan Sumut.

Koordinator Jamaah Umrah An Cipta Wisata Yenni Rahmawati Arifin memaparkan kepada Humas, bahwa setelah tiba di Jedah, jamaah akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Madinah selama 6 jam perjalanan dengan bus.

Ketika disinggung terkait proses pembayaran pendaftaran jamaah umrah, Yenni mengaku jamaah hanya butuh waktu dua bulan saja menunggu, sampai akhirnya berangkat. “Ada yang membayar lunas ada yang dua kali pembayaran”terangnya. Dikatakannya jamaah mendapat sejumlah fasilitas seperti  diberikan travel bag besar, tas kabin roda, tas untuk sendal, perlengkapan ihram untuk jamaah laki laki dan perempuan, lengkap dengan tempat sendal  syal dan tas paspor. Senada dengan Asri Condra, Ia mengaku umrah 10 hari ini keberangkatan perdana bagi jamaah PT An Cipta Wisata untuk cabang Riau.

“Demio kenyamanan jamaah, mereka akan kami inaplan di Hotel Jawharat Al Rashaad selama di Madinah, hotel bintang empat dan untuk Mekkah jamaah diinapkan di hotel bintang lima Hilton Makkah Convention Center”, ungkapnya lagi.

Menanggapi hal tersebut Kasi Pembinaan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Riau H Abdul Wahid M Kom menegaskan bahwa PT An Cipta Wisata memang sudah melakukan kerja sama dengan Kemenag Kota bahkan sudah mengurus izin cabang dan izin pusat. “Kita harapkan seluruh travel yang di Provinsi Riau dapat bersinergitas dengan Kemenag sebagai lembaga yang memayungi masyarakat” tuturnya. “Kita ini mitra bukan hanya sekedar membuat regulasi tetapi juga wajib melakukan pengawasan dan perlindungan keamanan bagi jamaah”, tegasnya.

Menurutnya secara kwantitas memang belum terakumulasi secara keseluruhan untuk jumlah jamaah umrah tahun ini , namun dalam bentuk laporan laporan yang ada perkembangan jumlah jamaah jelas makin meningkat. “Untuk travel saja tahun ini sudah mencapai 50 travel, tahun sebelumnya baru 35 travel”, imbuhnya. “Jika dirata ratakan dalam setahun mencapai 4 sampai 5 keberangkatan bahkan ada juga travel yang membernagkatkan jamaahnya setiap bulan”, tambahnya.(vera/adi/salma)