Kampar (Humas) – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau sudah masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB). Oleh karena itu, Mari kita jaga kesehatan kita dari Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dengan cara memakai masker jika berada di luar ruangan. Demikian dikatakan Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Muhammad Hakam MAg dalam amanatnya saat menjadi Pembina apel pagi hari rabu (26/02) di ruang terbuka Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.
Hakam mengatakan, masuknya Daerah Prov. Riau ini dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) ini di buktikan dengan adanya Kabupaten atau Kota (sebanyak 7 Kabupaten/Kota) di Prov. Riau sudah menetapkan keadaan tanggap darurat. Tujuh Kabupaten/ Kota tersebut yakni Bengkalis, Rokan Hilir (Rohil), Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan dan Dumai.
Lebih lanjut Hakam mengatakan, walaupun Kabupaten Kampar tidak menetapkan KLB, Namun Kabut Asa di Kab. Kampar dua hari ini sangat menggangu pernapasan kita. Akibat dari Kabut Asap ini, angka penderita Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) di Riau terus meningkat yang menembus angka 21.000 penderita.
Oleh karenanya, hari ini sebagian sekolah di Kab. Kampar telah meliburkan muridnya. Untuk itu, Hakam menghimbau kepada seluruh Pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar khususnya untuk senantiasa memakai masker bila berpergian dan senantiasa memanjatkan Do’a kehadirat Allah SWT, agar Kabut asap ini cepat hilang dari permukaan Bumi ini, sehingga kita bisa kembali menghirup udara segar seperti mana biasanya, tutup Hakam. (Ags)