Kampar (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs H Fairus MA, yang diwakili oleh Kepala Subbag Tata Usaha H Muhammad Hakam MAg, membuka secara resmi acara sosialisasi aplikasi Sistem Monitoring dan Evaluasi Kinerja Terpadu (SMART), dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar tahun 2016, hari kamis (10/11) di aula Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Acara tersebut di taja oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, bagian Keuangan yang diwakili oleh Ibu Namira, dan dihadiri oleh pemegang aplikasi SMART dari Satker Madrasah.
Dalam arahannya Hakam mengatakan, Aplikasi SMART, sebagai produk unggulan dari inisiatif strategis yang dimiliki Direktorat Jenderan Aggaran (DJA), yang merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang berfungsi untuk mengukur tingkat penyerapan anggaran dan realisasi output. Dengan aplikasi ini, diharapkan proses pelaporan hasil monitoring dan evaluasi anggaran menjadi lebih sederhana, terupdate secara online, dan datanya lebih akurat.
Aplikasi SMART yang digulirkan oleh DJA ini berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dari anggaran pemerintah dan sebagai bahan pertimbangan dan penyusunan alokasi anggaran dan sebagai indikator capaian kinerja anggaran tahun berjalan. Oleh karena itu, ikutilah acara ini dengan sebaik-baiknya, jika ada yang tidak mengerti, tanyakan langsung kepada narasumber kita, tegas Hakam.
Sementara itu, Ibu Namira dalam materinya menjelaskan, bahwa evaluasi yang dilakukan bukan dalam rangka mencari kesalahan, bukan untuk kepentingan penyidikan dan proses hukum lainnya, dan bukan untuk menambah beban bagi siapapun, baik evaluator maupun obyek yang dievaluasi. Akan tetapi kata dia, fungsi monitoring kinerja membuktikan dan mempertanggungjawabkan kepada masyarakat atas penggunaan anggaran yang dikelola kementerian/lembaga bersangkutan.
Selain itu, juga berfungsi untuk mempelajari faktor- faktor yang menjadi pendukung atau kendala atas pelaksanaan RKA-K/L sebelumnya bagi upaya peningkatan kinerja di tahun-tahun berikutnya. Dalam kesempatan itu para operator dibimbing bagaimana menerapkan aplikasi Smart. (Ags/Usm)