Rokan Hulu ( Inmas ) – Kepala KUA Tambusai H. Rahmat Taufik, Lc, ME,Sy sampaikan kata sambutan dalam kegiatan Isra Mi’raj Tingkat Kecamatan Tambusai, Senin (23/03).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami dalu – dalu Tambusai ini juga dihadiri penceramah dari MDI Rokan Hulu Ustad Imam Nawawi, S.HI.
Hadir pula jamaah tetap masjid jami dan Upika kecamatan, kepala lingkungan simpang empat Muhammad Amin serta kepala lingkungan godong.
Dalam kata sambutannya Rahmat Taufik mengingatkan kepada seluruh jamaah untuk menjaga Sunnah Sunnah pada waktu terjadi nya wabah. Diantara diantara Sunnah Sunnah terjadi nya wabah ;
1. Tidak berinteraksi dengan orang yang kena wabah.
Dalil nya berdasarkan hadits nabi ; apabila kalian mendengar kabar berita terjadi nya wabah thoun di suatu negeri jangan kalian masuk ke negeri tersebut. Dalam hadits yang lain; larilah kalian dari orang kena penyakit lepra sebagai mana kalian lari dari singa.
2. Wajib menjaga diri dari wabah, tidak boleh membahayakan diri sendiri dan orang lain. Menjaga diri merupakan salah satu dari 5 yang harus dijaga dalam islam disebut dengan Hifzul nafsi . Dalilnya hadits nabi ; tak boleh menimbukkan bahaya dan membahayakan yang lain . Umar bin Khattab mengatakan; pindah dari satu takdir kepada takdir yang lain. Dari yang jelas buruk kepada yang baik.
3. Berbaik sangka kepada Allah. Berkeyakinan bahwa wabah itu tidak sampai ke kampung halaman kita dan tidak mengenai kita. Dalil nya dalam hadits qudsi disebutkan; Allah tergantung prasangka hambanya kepada nya. Maka kita wajib berprasangka baik, semoga Allah jauhkan kita dari wabah tersebut.
Dan apabila mengenai kita juga telah mengikuti langkah pencegahan, maka itu yang terbaik dalam pandangan Allah, maka harus dikembalikan kepada iman kita kepada takdir baik dan buruk datang dari Allah. Kemudian Mati dalam keadaan beriman kepada takdir baik dan buruk datang dari Allah maka mati syahid.
4. Minta pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. Sebelum menyebar di masyarakat dan lingkungan kita , perbanyak shalat berjamaah, dan apabila telah menyebar di negeri tersebut maka Sunnah nya shalat di rumah . Bukan meninggalkan shalat.
5. Sebelum dan sesudah beraktivitas berwudhu dan mandi. Sunnah wudhu termasuk yang banyak dilalaikan sebagian kita. Dalam keadaan wabah, wudhu merupakan diantara jalan pencegahan penularan wabah, sebab wabah ini suatu yang kotor dan datang nya dari benda kotor , maka untuk membersihkan yang kotor dangan air. Artinya Menjaga kebersihan badan, makanan dan lingkungan.
6. Perbanyak doa. Dalam hadits disebutkan; diantara yang bisa merubah takdir yaitu doa. Maka oleh sebab itu perbanyak doa agar dijauhkan dari wabah tersebut dengan doa doa yang diajarkan nabi, dan perbanyak zikir, amalan dan wirid dari ayat Alquran .
7. Bertawakal kepada Allah. Setelah semua Sunnah Sunnah pencegahan sudah dilakukan, baru serahkan kepada Allah dengan bertawakal kepada Allah. Sikap ini dilakukan apabila kita sudah terkurung di negeri yang ditimpa wabah, tak dapat berbuat apa apa lagi. Sambil tetap menjaga jangan sampai tertular.
8. Menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi madu, kurma dan habbat sauda. Mengkonsumsi madu , kurma dan habbat sauda merupakan Sunnah nabi , untuk menjaga asupan gizi . Sebab wabah biasanya menyerang orang yang daya tahan tubuh nya lemah.
Taufik berharap agar semoga Sunnah Sunnah ini dapat dilaksanakan.
“ Semoga Sunnah Sunnah ini dapat kita lakukan, dan Allah jauhkan kita dari wabah termasuk virus Corona ini, ” Ungkapnya.***(Eel)