Kampar (Inmas) – Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang diperingati setiap tanggal 3 Januari merupakan hari bersejarah bagi Kementerian Agama, hal itu seiring dengan PMA No.6 tahun 1956. Selama ini selalu diperingati setiap tahunnya dengan berbagai bentuk acara memeriahkannya. Pada tahun ini, acara HAB tingkat Provinsi Riau dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Pada hari ini selasa (02/01/2018), dilaksanakan acara Gerak Jalan Santai Kerukunan dan Donor darah. Pada acara donor darah ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg langsung ikut turut serta dan membawa sejumlah pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.
Alfian dalam donor darah itu menyampaikan, bahwasanya kita sengaja mendonorkan darah dalam rangka berpartisipasi untuk memeriahkan Hari Amal Bakti tahun ini. Karena Donor darah ini sangat besar manfaatnya, terutama bagi yang membutuhkan darah. Setetes darah saja bisa menyelamatkan hidup seseorang.
Alfian juga mengatakan, Pada saat ini, kehadiran Kementerian Agama genap berusia 72 tahun, tepat hari kelahirannya 3 Januari 1946 bertepatan dengan 29 Muharram 1364 H. Umur 72 tahun merupakan usia yang cukup matang bagi perjuangan dalam kehidupan sebuah organisasi dalam konteks berbangsa dan bernegara. Kiprah Kementerian Agama selama ini telah berhasil dengan berbagai program pembinaan kehidupan umat beragama dan kerukunan umat beragama yang masyarakatnya memiliki pluralitas pemeluk agama.
Kementerian Agama adalah salah satu kementerian dalam pemerintahan di Republik ini yang tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan Negara dan bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang agamis yaitu masyarakatnya yang memiliki kepercayaan dan keyakinan yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Keyakinan sebuah potensi yang dimiliki setiap individu anggota masyarakat yang dinyatakan dalam sikap hidupnya sesuai dengan ajaran agama yang dipercayainya dan bersikap toleransi terhadap pemeluk agama lain. Keberadaanya merupakan hasil perjuangan tokoh-tokoh yang agamis yang menginginkan setiap warga Negara menjadi insan-insan yang bermoral dan berkahlak mulia, ungkap Alfian.
Dengan momentum Hari Amal Bakti tahun ini, yang mengangkat tema “Tebarkan Kedamian”, Mari sama-sama kita tebarkan kedamaian, kita rajut kembali tali persaudaraan, agar negeri kita ini bisa rukun, aman, nyaman dan sejahtera. Seraya terus mengedepankan 5 budaya kerja, yakni Integritas, Profesinalitas, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladan. Hal ini harus kita laksanakan agar kita bersih dalam melayani dan bisa lebih dekat dengan ummat, pungkas Alfian. (Ags/Usm)