0 menit baca 0 %

H Zufikar Abdul Malik: Tiga Hal Terpenting dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw

Ringkasan: Pekanbaru (Humas) – Tiga hal yang terpenting pada peringatan maulid Nabi Muhammad Saw. Pertama Rasul Saw. sebagai uswatun hasanah. Kedua, Rasulullah Saw. sebagai simbol orang yang bisa bertemu dengan Allah Swt. Ketiga, Rasulullah Muhammad Saw. diciptakan Allah Swt.

Pekanbaru (Humas) – Tiga hal yang terpenting pada peringatan maulid Nabi Muhammad Saw. Pertama Rasul Saw. sebagai uswatun hasanah. Kedua, Rasulullah Saw. sebagai simbol orang yang bisa bertemu dengan Allah Swt. Ketiga, Rasulullah Muhammad Saw. diciptakan Allah Swt. tidak secara spontan tapi punya proses panjang.

Hal itu disampaikan Ustadz H Zulfikar Abdul Malik LC saat menguraikan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw tahun 1436 H atau tahun 2015 di aula Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Pekanbaru (6/1).

Munurut Ustaz Zulfikar, kesuksesan Rasulullah Saw. tidak saja diamini oleh pengikutnya tapi juga oleh orang yang berseberangan akidah dengannya. Ia diakui manusia terhebat, manusia tepopuler sepanjang masa karena akhlak al-karimahnya yang tiada banding.

Menurut H Zulfikar lagi, uswatun hasanah itu yang disebut Allah Swt dalam Alquran itu dari segi akhlaknya, baik akhlak kepada khaliknya atau penciptanya maupun akhlak kepada makhluknya, baik makhluk yang natiq (makhluk yang mampu berpikir dan berbicara) maupun ghairu natik (yang tidak berpikir dan tidak bicara). 

“Kalau akhlak ini bisa diaplikasikan dalam hidup kita, maka kita akan menjadi manusia yang akan bertemu dengan Allah Swt,” kata H Zulfikar.

“Beliau itu lengkap sebagai contoh. Contoh suami yang baik, bapak yang baik, kakek yang baik. Pemimpin yang idola pun ada padanya. Sebagai masyarakat biasa juga ada pada diri beliau. Karena itu Allah Swt. menyuruh kita menjadikannya sebagai contoh. Rasulullah Saw. pernah jadi pedagang, pernah juga jadi peternak,” lanjut H Zulfikar Abdul Malik yang juga ketua IKMI Provinsi Riau ini. (ghp)