Pekanbaru (Humas) – Kurikulum 2013 tetap diterapkan pada tahun 2014 ini. Kurikulum tersebut didukung 6221 lembaga pendidikan se-Indonesia, termasuk lembaga pendidikan Islam.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kanwil Kemenag Provinsi Riau saat menyampaikan amanat pada upacara Senin pagi (15/12) di halaman Kantor Kanwil Kemenag.
“Kita di Provinsi Riau saja sudah melatih lebih dari empat ribu lebih guru pendidikan agama untuk penerapan kurikulum 2013 tersebut. Tinggal sekitar seribuan yang belum dilatih. Jadi, tidak ada istilah pemberhentian pelaksanaan kurikulum 2013 itu. Cuma kita masih punya kendala pada pengadaan buku,” kata Kabid Pakis.
Pada kesempatan itu, Kabid Pakis juga menyampaikan kemajuan yang dicapai Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA) Provinsi Riau pada tahun 2014 ini, seperti pada 16 Desemeber nanti, tiga PDTA Provinsi Riau akan diundang ke Jakarta menerima penghargaan dari Kemenag RI, yaitu PDTA dari Pekanbaru, Indragiri Hulu dan Rokan Hulu.
Upacara Senin pagi kali ini dihadiri Kabag TU dan sejumlah Kepala Bidang di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Riau, seperti Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah, Kabid Penaiszawa, dan sejumlah Pembimas. Sementara jumlah peserta dari unsur staf tampak berkurang daripada biasanya, berkemungkinan disebabkan dinas luar atau sedang bertugas pada pelaksanaan MTQ Provinsi Riau yang dilaksanakan di Indragiri Hilir. (ghp)