Siak (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) pada, Rabu, (29/01/2020) menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka membahas tentang persiapan ujian madrasah, Evaluasi Kesiswaan dan Kurikulum 2019 yang di dalamnya ada PIP, Kurikulum, BOS dan hal hal penting lainnya. Kegiatan Rakor ini dihadiri oleh Drs. H. Muharom selaku Kepala Kantor Kemenag Siak dan didampingi oleh H. Resman Junaidi, S.HI selaku Kepala Seksi Pendidikan Islam, Drs. H. Syaifudin selaku Ketua Pokjawas (Kelompok Kerja Pengawas) sekaligus pemateri dan Fitna Eko Susilo, S.Kom, staf Pendis yang juga menjadi Narasumber.
Resman Juniaid, S.HI selaku Kepala Seksi Pendidikan islam yang turut menginisiasi kegiatan Rakor dalam arahannya menyampaikan Kepala dan Guru Madrasah harus mampu memberikan kontribusi yang posistif serta memberikan solusi-solusi terhadap semua persoalan yang dialami oleh guru madrasah, madrasah tidak boleh semakin mundur ke belakang dalam hal prestasi. “Alhamdulillah madrasah kita sudah dikenal banyak mengukir prestasi sampai tingkat pusat. Insya’Allah dengan koordinasi yang baik antara madrasah dan pihak Kankemenag Siak kita akan saling bersinergi memajukan pendidikan di negeri ini,” ujarnya.
Lanjutnya, “saya sangat senang dan bangga melihat kinerja dan semangat teman-teman para kepala madrasah dan guru mata pelajaran yang selalu aktif dan kreatif dalam berbagai hal demi mewujudkan madrasah hebat dan bermartabat, ini bukan sekedar jargon belaka akan tetapi kita harus berani membuktikan bahwa semakin hari madrasah melakukan sebuah metamorfisis”. Ungkapnya.
Kasi Pendis juga menjelaskan bahwa Guru yang berstatus baik PNS maupun non PNS harus betul-betul memperhatikan administrasinya juga pelaporannya. Saya merasa sedih jika ada teman-teman yang administrasinya tidak disiplin seperti SPJ Bos contohnya yang harus segera dilaporkan kepada kami. Oleh sebab itu, mari kita belajar dari kesalahan-kesalahan yang lalu dan berusaha untuk tidak mengulanginya lagi, sebaik-baik orang adalah yang mengambil pelajaran dari setiap kesalahan,” tutupnya. (Hd)