Rokan Hilir (inmas)- Peningkatan mutu pendidikan di Madrasah merupakan tanggung jawab semua komponen baik pemerintah, madrasah, guru dan tenaga kependidikan dalam menyiapkan struktur kurikulum dan rambu-rambu, serta peran masyarakat melalui komite madrasah yang membantu dalam pendanaan yang sifatnya sukarela. Hal ini disampaikan Kabid Madrasah dalam sambutanya pada acara pembinaan mutu pendidikan madrasah se-kabupaten Rokan Hilir di KKM V MTs Assyakirin Kec. Banhgko Pusako, Senin (6/11).
“Guru Madrasah memiliki andil yang sangat besar terhadap keberhasilan pembelajaran dan berperan dalam membantu perkembangan peserta didik untuk menggali minat, bakat, kemampuan dan potensi yang dimiliki.” Kata H. Asmuni.
Kementerian Agama Provinsi Riau terus berupaya menjadikan madrasah sebagai lembaga pembentukan karakter dalam menanamkan nilai-nilai akhlak mulia salah satu melalui kegiatan pembinaan mutu pendidikan madrasah.
Disisi lain, H. Naini menyampaikan, sebagai daerah yang dijuluki kota seribu Kubah, tentunya tidak sekedar wujud fisiknya saja tetapi juga lulusannya yang berkarakter dan berakhlaqul karimah.
“Membentuk madrasah yang berkarakter harus diawali dengan para gurunya terlebih dahulu harus berkarakter.” ungkapnya
Suksesnya pembelajaran di Madrasah,Kasi Madrasah melanjutkan, sangat ditopang oleh peran tenaga kependidikan, maka dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah peran tenaga kependidikan seperti kepala sekolah, tenaga administrasi, tenaga perpustakaan dan laboratorium tidak kalah pentingnya dengan fungsi dan peranan tenaga pendidik atau guru.
Nara sumber yang dihadirkan Dr. Epiyanti, M.Pd. memaparkan tentang Kurikulum 2013 dan implementasinya. Acara berakhir puku 5.00 WIB. (Nsh)