0 menit baca 0 %

H. Mahyudin sampaikan materi di Raker Kemenag Meranti.

Ringkasan: Meranti (Inmas) - Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Mahyudin, MA menyampaikan materi pada kegiatan Rapat Kerja (Raker) Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2018 yang diadakan di Ball Room Afifa Lantai 2 Jalan Banglas Selatpanjang, Jumat...
Meranti (Inmas) - Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Mahyudin, MA menyampaikan materi pada kegiatan Rapat Kerja (Raker) Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2018 yang diadakan di Ball Room Afifa Lantai 2 Jalan Banglas Selatpanjang, Jumat (13/07/2018).

Dalam pemaparannya, H. Mahyudin menyampaikan tentang realisasi dan penyerapan anggaran di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurut H. Mahyudin, saat ini realisasi anggaran di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau berada di urutan 32 dari 34 Provinsi di Indonesia. Hal ini menurut H. Mahyudin jauh berbeda pada tahun-tahun sebelumnya dimana rangking Kementerian Agama Provinsi Riau selalu berada pada posisi 5 atau 6 se Indonesia.

Menurut H. Mahyudin, pengukuran kinerja pelaksanaan anggaran dinilai dari beberapa indikator seperti penyerapan anggaran, pengelolaan UP/TUP, penyelesaian tagihan, deviasi Hal III DIPA, Data Kontrak, LPJ Bendahara, Revisi DIPA, Pengembalian/Kesalahan SPM, Retur SP2D, Dispensasi SPM, Debiasi Renkas/RPD Harian dan Pagu Minus.

Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri menurut H. Mahyudin belum pernah diaudit, oleh karena itu, tahun depan diharapkan akan dapat diaudit, jadi H. Mahyudin berharap kepada seluruh penanggung jawab kegiatan untuk bisa menyiapkan dan menyelesaikan SPJ kegiatan  dan terus mempelajari dan memahami peraturan agar tidak salah dalam penyusunan SPJ yang akan berakibat terjadinya temuan. 

Diakhir penyampaian materi, H. Mahyudin berharap kepada seluruh peserta Rapat Kerja (Raker) untuk memahami regulasi dan sistem dalam penyusunan laporan keuangan dan pertanggungjawaban kegiatan. Selain itu, peningkatan kualitas kinerja juga menjadi harapan untuk perbaikan dimasa yang akan mendatang. ( Humas Team)