Dumai (Inmas) – Penyelenggara Syari’ah Kantor Kementerian Agama Kota Dumai H. Muhammad Subhan, S.Ag menjadi Rohaniawan sekaligus memimpin pembacaan doa pada Rapat Paripurna pengucapan sumpah dan pelantikan Pimpinan DPRD Kota Dumai masa jabatan 2019-2024. Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Dumai sementara Supriyanto, SH serta turut dihadiri, Walikota Dumai, H. Zulkifli AS, Anggota DPRD Provinsi Riau, H. Sunaryo, Pimpinan intansi vertikal, KPUD Dumai, Bawaslu Dumai, LAMR Dumai, Pimpinan partai politik, Tokoh masyarakat, Ormas pemuda pancasila dan keluarga anggota DPRD Kota Dumai.
Paripurna dan Pengucapan Sumpah
Pimpinan DPRD Kota Dumai digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Dumai,
Jalan Perwira, Kelurahan Bagan Besar, Bukit Kapur, Senin (21/10/2019).
Ketua Pengadilan Negeri Kota Dumai
Hendri Tobing, SH. MH mengambil sumpah 3 Pimpinan DPRD, yakni Ketua DPRD Dumai
Agus Purwanto, ST dari Partai Demokrat, dan Wakil Ketua DPRD dari PKS, Mawardi
dari PDI Perjuangan, Bahari.
Surat keputusan (SK) pimpinan
DPRD Kota Dumai yang ditanda tangani oleh Gubernur Riau, Syamsuar dibacakan langsung
oleh Sekretaris DPRD Kota Dumai H. Fridason, SH.
Dalam sambutannya usai diambil
sumpahnya, Agus Purwanto, ST berharap seluruh pimpinan DPRD dan anggota DPRD
langsung menjalankan fungsi dan perannya sebagai anggota legislatif.
"Kami menyadari apapun tugas
yang ditetapkan di pundak kami akan sulit berhasil tanpa solidaritas dukungan
dan kebersamaan nyata dari seluruh anggota Dewan, Forum koordinasi pimpinan
daerah, dan semua pihak," katanya.
Dia berharap seluruh anggota Dewan
bersatu membangun Kota Dumai tanpa memandang warna. Dia lalu mengingatkan
anggota Dewan untuk mengawal Pemerintahan Kota Dumai menjadi Kota Makmur dan
Madani.
"Kita pun menyadari bahwa Pemerintah
Kota Dumai juga akan menghadapi tantangan yang tidak sederhana dari berbagai
dimensi kedepannya," tuturnya.
"Sebagai bagian dari unsur Pemerintah Daerah Kota Dumai, kita tidak mungkin membiarkan Pemerintah kota Dumai bergulat sendiri menghadapi masalahnya. Sesungguhnya Pemerintahan tidak lah berdiri sendiri," tutupnya. (Arief)