0 menit baca 0 %

H.Darwison.M.A menghadiri Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXIII dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019

Ringkasan: Inmas meranti- Kakan Kemenag Kepulauan Meranti H.Darwison.M.A menghadiri Upacara  peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXIII dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019, yang dipimpin lansung oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti H.Syahid Hasyim, Kamis pagi  (2/5/2019).Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekre...

Inmas meranti- Kakan Kemenag Kepulauan Meranti H.Darwison.M.A menghadiri Upacara  peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXIII dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019, yang dipimpin lansung oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti H.Syahid Hasyim, Kamis pagi  (2/5/2019).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis SE MM, Kasat SDM Polres Meranti Kompol Areng,Ketua MUI Meranti H. Mustafa SAg, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH, Asisten III Sekda Meranti Drs. H. Rosdaner M.Si, Staf Ahl Bupati dan Jajaran Pejabat Eselon II, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH dan Pejabat Eselon III lainnya.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Kepulauan Meranti H.Syahid Hasyim  menekankan pentingnya menumbuhkan rasa jujur kepada anak didik dalam membentuk moral yang baik generasi penerus bangsa.

Menurut Wabup kita harus bersyukur kepada tuhan karena sampai hari ini khususnya para guru masih tetap berjuang menjadi pahlawan pendidikan, walaupun dengan kondisi yang masih banyak kekurangan sarana prasarana pendidikan dan lainnya.

Untuk itu dihadapan ratusan guru peserta Upacara, Wabup menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru yang telah menunjukan dedikasi yang tunggi terhadap dunia pendidikan di Meranti.

Terakhir Wakil Bupati mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada para guru yang telah menorehkan prestasi membanggakan seperti saat ini dengan mengarang buku melalui program satu guru satu buku, dan inii bukti nyata bahwa sesungguhnya SDM guru di Meranti sangat membanggakan.

Karena buku merupakan petinggal yang baik kepada para murid melebihi harta, jika kita meninggalkan harta, suatu saat akan habis tapi buku ditinggalkan bisa bertahan hingga akhir zaman," ujar wabup.

Dalam Upacara kali ini Pemkab Meranti menyerahkan piagam kepada 38 orang guru yang telah berhasil mengarang buku, karangan para guru di Meranti ini juga didaftarkan pada Media Center Guru Kementrian Pendidikan RI.