0 menit baca 0 %

H.Darawi : Remaja Usia Nikah dan Catin Harus Memahami Secara Substansial Tentang Seluk Beluk Kehidupan Keluarga Dan Rumah Tangga

Ringkasan: Dumai (Inmas) – Agar harapan membentuk keluarga bahagia dapat terwujud, maka diperlukan pengenalan terlebih dahulu tentang kehidupan baru yang akan dialaminya nanti, demikian salah satu point yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA selaku narasumber pad...

Dumai (Inmas) – Agar harapan membentuk keluarga bahagia dapat terwujud, maka diperlukan pengenalan terlebih dahulu tentang kehidupan baru yang akan dialaminya nanti, demikian salah satu point yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA selaku narasumber pada Kegiatan Bimbingan dan Pembinaan Remaja Usia Nikah yang bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Dumai pada hari Selasa (15/09).

H.Darawi mengatakan sepasang calon suami isteri diberi informasi singkat tentang kemungkinan yang akan terjadi dalam rumah tangga, sehingga pada saatnya nanti dapat mengantisipasi dengan baik, paling tidak berusaha  agar masalah yang timbul kemudian dapat diminimalisir dengan baik, untuk itu bagi remaja usia nikah atau catin sangat perlu mengikuti bimbingan dan pembinaan ini.

Selanjutnya, Mantan Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Kanwil Kemenag Provinsi Riau ini menjelaskan suatu masyarakat besar tentu tersusun dari masyarakat-masyarakat kecil yang disebut dengan keluarga. Keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak, memiliki peran penting dalam mewujudkan harmonisasi dalam keluarga. Sebuah keluarga dapat disebut harmonis apabila memiliki indikasi menguatnya hubungan komunikasi yang baik antara sesama anggota keluarga dan terpenuhinya standar kebutuhan material dan spiritual serta teraplikasinya nilai-nilai moral dan agama dalam keluarga.

“Keluarga sakinah adalah keluarga yang didasarkan atas perkawinan yang sah, mampu memenuhi hajat spritual dan material secara serasi dan seimbang, diliputi suasana kasih sayang antara internal keluarga dan lingkungannya, mampu memahami, mengamalkan serta memperdalam nilai-nilai keimanan, ketaqwaan dan akhlakul karimah", tutur H.Darawi.(jaka)

 

*edit by diah