H Basri Wakili Riau Dalam Mengikuti Silaturahmi Penyuluh Tingkat Nasional
Ringkasan:
Kampar (Inmas) Penyuluh Agama Ahli Madya Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Basri MSy, mewakili Riau dalam menghadiri acara silaturrahmi Penyuluh Agama tingkat Nasional Bersama Presiden Republik Indonesia Tahun 2018 di Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah, bebe...
Kampar (Inmas) – Penyuluh Agama Ahli Madya Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Basri MSy, mewakili Riau dalam menghadiri acara silaturrahmi Penyuluh Agama tingkat Nasional Bersama Presiden Republik Indonesia Tahun 2018 di Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah, beberapa hari yang lalu (hari Sabtu 14/04/2018).
Dalam acara tersebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan mengupayakan kenaikan honor penyuluh non PNS, minimal dua kali lipat di hadapan sekitar 5.711 Penyuluh Agama. Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan peran para penyuluh dalam menjaga kerukunan masyarakat.
"Terima kasih kepada bapak dan ibu penyuluh atas perannya menjaga kerukunan di seluruh Indonesia, khususnya di Jateng. Apa yang anda lakukan, adalah luar biasa karena sudah berkomitmen dalam memperkokoh NKRI, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika," tandas Presiden Jokowi. Presiden Jokowi melihat, agama berperan sangat sentral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Sila Pertama: Ketuhanan yang Maha Esa, menjiwai keempat sila lainnya. Berbagai penelitian menunjukkan, bahwa bagi masyarakat kita, agama adalah hal yang sangat penting dan angkanya mencapai 85%. Sisi lain, masih banyak konflik yang terjadi di masyarakat. Kita semua harus mewaspadainya," lanjut Jokowi.
Presiden melihat, agama dan negara tidak boleh bertentangan. Sebaliknya, keduanya harus saling berjalan beriringan dan saling memperkokoh. Negara memberi perlindungan dalam berkeyakinan. Dan agama, memberikan panduan dalam bermasyarakat. "Penyuluh adalah pemandu umat yang memberi motivasi, harapan, dan optimisme. Harus memberikan energi dan pikiran yang positif yang akan memancarkan aura semangat umat kita," imbuh Presiden. (Ags/Usm)