0 menit baca 0 %

H. Asmuni bertintak sebagai inspektur upacara bendera senin pagi di MTs Negeri I Rokan Hilir

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Upacara Hari Senin adalah agenda rutin yang biasa dilaksanakan oleh setiap madrasah. Namun ada nuansa berbeda dengan upacara hari Senin yang dilaksanakan di MTs I Rokan Hilir, Senin (6/11). Karena bertepatan dengan kunjungan Kepala Bidang (Kabid) Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi...

Rokan Hilir (inmas)- Upacara Hari Senin adalah agenda rutin yang biasa dilaksanakan oleh setiap madrasah. Namun ada nuansa berbeda dengan upacara hari Senin yang dilaksanakan di MTs I Rokan Hilir, Senin (6/11). Karena bertepatan dengan kunjungan Kepala Bidang (Kabid) Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Riau Drs. H. Asmuni, MA, dalam rangka peresmian sekretariat Kelompok Kerja Madrasah (KKM) V MTs Assyakirin Kec. Bangko Pusako Km 19.

Pada kesempatan itu, Kabid Madrasah H. Asmuni bertindak sebagai inspektur upacara (irup). Secara garis besar ada dua nasihat yang disampaikan Kabid pada saat itu, nasihat kepada untuk guru dan siswa.

Upacara bendera lengkap dihadiri Kepala Madrasah, majelis guru dan para siswa bahkan Kepala Seksi (Kasi) Madrasah Kankemenag Rokan Hilir Drs. H. Nini, M.Pd.I.

Dalam amanatnya Kabid Madrasah menyampaikan bahwa, guru harus menjadi teladan bagi pelajarnya,. Namun Tidak semua guru dapat menjadi panutan pelajar. Hal ini juga dapat mendorong pelajar malas mempelajari pendidikan moral. Misalnya, seorang guru yang terlambat masuk ke dalam kelas. Padahal guru seharusnya memberikan contoh yang baik sehingga siswa โ€“ siswinya dapat meniru gurunya. Seperti pepatah yang mengatakan โ€œApa yang kamu tanam, itu yang akan kamu tuai.โ€ Jika guru memberikan nasehat dan contoh yang baik maka siswa โ€“ siswinya menjadi siswa โ€“ siswi yang berakhlak baik. Jadi, guru harus memberikan contoh yang baik sehingga pelajar memiliki akhlak yang mulia. Dari contoh guru tidak terlambat masuk kelas, pelajar juga pasti berusaha mengikuti gurunya. Karena guru adalah panutan murid.

Kita telah melihat betapa pentingnya pelajaran pendidikan moral di sekolah. Namun, bagaimana jika waktu belajarnya sedikit? Tentu juga dapat mempengaruhi moral pelajar. Sebaiknya pelajaran pendidikan moral harus lebih diperbanyak. Apalagi pendidikan moral merupakan pendidikan yang berhubungan dengan tingkah laku seseorang. Madrasah harus lebih membudayakan pendidikan yang satu ini. Demi akhlak yang baik dan masa depan bagi para pelajar.

Lebih lanjut Kabid menambahkan, untuk para pelajar, sebagai generasi muda, pelajar harus meningkatkan pendidikan moralnya. Mengingat bagaimana kondisi moral pelajar zaman sekarang. Kita boleh menggunakan teknologi, namun gunakanlah sewajarnya. Jangan membuka hal โ€“ hal yang dilarang agama. Meningkatkan iman kepada Allaah akan membawa kita ke dalam hal yang baik. Pelajaran moral di madrasah juga harus kita senangi seperti pelajaran Aqidah Akhlak. Karena pelajaran inilah yang mampu mengubah perilaku kita menjadi lebih baik lagi.ย 

โ€œKita harus membudayakan pelajaran moral demi masa depan kita,โ€ pungkasnya. (Nsh)