0 menit baca 0 %

H. Ahmad Supardi Hsb bersama H. Agustiar dan rombongan kunjungi Pontren Bidayatul Hidayah Simpang Benar, Rokan Hilir

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) - Masih dalam rangka kunjungan perdana Kakanwil Kemenag Riau Drs. H. Ahmad Supardi Hsb, MA di Kabupaten Rokan Hilir. Kali ini Kakanwil beserta Rombongan mengunjungi Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah Simpang Benar, Selasa (18/10). Hadir pada kunjungan silaturrahmi tersebut, Kakan...

Rokan Hilir (Inmas) - Masih dalam rangka kunjungan perdana Kakanwil Kemenag Riau Drs. H. Ahmad Supardi Hsb, MA di Kabupaten Rokan Hilir. Kali ini Kakanwil beserta Rombongan mengunjungi Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah Simpang Benar, Selasa (18/10).

Hadir pada kunjungan silaturrahmi tersebut, Kakan Kemenag Rokan Hilir H. Agustiar, Kasi Penmad H. Naini, Kabag Umum H. Sakolan Kholil dan Ketua MUI Kec. Rimba Melintang Kiyai Abdussattar.

Pondok pesantren yang diasuh Buya/Kiyai Hasan dan Kiyai Johansyah ini baru berdiri 4 tahunan. Namun walau umur pondok pesantren ini masih relatif muda, perkembangannya cukup pesat. Sebagaimana dikatakan Kiyai Johansyah saat diwawancarai Humas Kemenag Rohil.

Kiyai Johansyah menembahkan, santri yang mesantren di Pontren Bidayatul Hidayah ini berjumlah 480 santri. Mereka bukan saja berasal dari Kabupaten Rokan Hilir, namun banyak juga yang berasal dari propinsi lain seperti Sumatera Utara dan Jambi.

"saya berharap kepada Allaah, dengan kunjungan Kakanwil Kemenag Riau ini, semoga dapat menumbuhkan kepercayaan di hati masyarakat dan menumbuhkan niat keinginan untuk memesantrenkan putri-putrinya di pontren ini." harap Kiyai Johansyah.

Sementara itu, Kiyai Hasan berharap kepada pemerintah, khususnya kementerian Agama, agar memberikan perhatian lebih kepada pondok-pondok pesantren salafiyah, kerena saat ini pesantren tipe ini sudah mulai langka. Padahal kontribusinya untuk bangsa sangat besar, yakni kontribusi akhlak terutama bagi benerasi bangsa.

Kakan Kemenag Rokan Hilir H. Agustiar dalam sambutannya berpesan kepada semua yang hadir terutama para santri, "hati-hati di zaman sekarang ini dalam menjalankan keagamaan kita. Karena saat ini sudah muncul aliran-aliran sempalan bahkan sesat yang akan menggoyahkan keistiqomahan kita sebagai muslim yang ahlussunnah wal jamaah dan sebagai bangsa indonesia.

Kakanwil Kemenag Riau H. Ahmad Supardi Dalam kunjungan silaturrahminya, menyampaikan pencerahan kepada para santri pondok, yakni santri diminta mengamalkan ilmu agamanya kepada masyarakat setelah pulang dari pesantren.

”Maju dan mundurnya persoalan sebuah bangsa berada di pundak para santri, ini harus menjadi pedoman para mereka,” ujarnya. (Nsh)