Meranti (Inmas)- Kakan Kemenag Kepulauan Meranti H.Agustiar.S.ag Menyampaikan tausiyah bimbingan keluarga sakinah di kediaman Drs.Maiwanto, dalam acara pesta anak beliau yang sedang berbahagia Dewanti Hidayati Amini.S.E dan pasangannya Ruslan di Desa Tanjung Kecamatan Tebing tinggi barat, Ahad (15/3/2020).
H.Agustiar memulai tausiah nya dengan mengajak pengantin untuk meluruskan niat dalam berumah tangga, jangan sampai menikah hanya sekedar pelampiasan nafsu belaka, tapi lebih jauh pernikahan harus lah memiliki orientasi yang jauh lebih besar, yaitu menggapai ridho Ilahi untuk mencapai Surga Allah.S.W.T.
Selanjutnya H.Agustiar mengatakan, bahwa Ketika saksi menyatakan sah maka saat itu juga berubahlah status menjadi suami istri, dan karena itu menjadi halal hubungan suami istri, serta yang terpenting yang harus dipahami, bahwa semua tanggung jawab kepada orang tua kepada anak perempuan telah berpindah kepada sang suami.
Suami itu diibaratkan nakhoda dan sebagai nakhoda harus bisa menguasai lautan agar tidak tenggelam, maka begitu juga dalam berumah tangga harus bisa menguasai lautan kehidupan yang banyak rintangan, cobaan serta ujian, dan Cobaan rumah tangga di era modren sangat banyak sekali mulai dari masalah ekonomi hingga masalah perselingkuhan.
"Banyak kasus perceraian di indonesia karena perselingkuhan" ujar H.Agustiar.
Selanjutnya Alumni IAIN Susqa Tahun 1995 itu mengingatkan, bahawa istri harus pandai menjaga penampilan, merawat diri dan merawat rumah, agar suami betah di rumah dan tidak tergoda dengan wanita lain di luar rumah.
"Jangan sampai dari suami keluar pergi kerja hingga suami pulang kerja istri masih pakai daster yang sama" kata H.Agustiar.
Terakhir H.Agustiar meminta kepada Mempelai pengantin dan para tamu undangan untuk menghargai orangtua, karena yang kita sebut mertua itu juga adalah orang tua yang wajib, harus kita hormati sama seperti kita menghormati orang tua kita sendiri.
"Mertua itu posisinya, tak ada beda dengan orang tua kandung kita sendiri" Tukas Beliau.
(Tim Inmas)