0 menit baca 0 %

H. Agustiar sampaikan materi pada kegiatan manasik haji Pemda Kab. Rokan Hilir

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) Sebanyak 363 orang jamaah calon haji mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir yang siap berangkat Tahun 1438 H/2017 M. 363 orang calon jamaah haji ini terdiri dari laki-laki 169 orang dan perempuan 194 orang yang berasal dari 13 kecamatan.

Rokan Hilir (Inmas) – Sebanyak 363 orang jamaah calon haji mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir yang siap berangkat Tahun 1438 H/2017 M. 363 orang calon jamaah haji ini terdiri dari laki-laki 169 orang dan perempuan 194 orang yang berasal dari 13 kecamatan. Kecamatan-kecamatan tersebut masing-masing Kecamatan Bagan Sinembah 109 orang, Simpang Kanan 40 orang, Bangko 50 orang, Tanah Putih Tanjung Melawan 3 orang, Tannah Putih Tanjung Melawan 3 orang, Rimba Melintang 10 orang, Tanah Putih 76 orang, Rantau Kopar 3 orang, Pekaitan 4 orang, Pujud 7 orang, Pasir Limau Kapas 4 orang, Kubu 15 dan Bangko Pusako 39 orang.

Diperoleh data dari Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) H. Hasbullah, S.Ag, JCH tertua laki-laki berumur 81 tahun dari Bagan Batu atas nama Soma Degul, JCH termuda laki-laki atas nama Zulhoir dari Tanah Putih berumur 24 tahun, JCH tertua wanita berumur 82 tahun dari Bagansinembah atas nama Sukinem Abdul Tikromo dan JCH termuda wanita atas nama Eva Susanti Rambe umur 32 tahun dati Bagansinembah.

Panitia penyelenggara Kepala Subbag Bina Kesra Setda Kab. Rokan Hilir Muhammad Zein, M.Si, mengatakan dalam laporannya pada pembukaan Manasik Haji Bagi Jamaah Calon Haji kabupaten Rokan Hilir Tahun 2017 di Gedung Seba Guna Jln. Utama, Rabu (5/7).

M. Zein menjelaskan, kegiatan manasik haji jamaah calon haji kabupaten Rokan Hilir dilaksanakan selama 5 (lima) hari dari tanggal 5 s/d 9 Juli 2017 dan dipusatkan di aula Gedung Serba Guna.

Menurutnya pada kegiatan manasik Haji ini akan diisi dengan materi-materi yang akan disampaikan para narasumber. Adapun narasumber pada kegiatan tersebut masing-masing; Pengasuh Pondok Pesantren Hubbul Wathan Duri  Drs. H. Ahmad Khutbah Arrofie, Kakan Kemenag Rokan Hilir H. Agustiar, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Hasbullah, S.Ag, Petugas Kloter Pembimbing Ibadah Haji H. SAkolan, M.Ag, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Dr. Nanang.

Bupati Rokan Hilir H. Suyatno saat menyampaikan sambutan pembukaannya mengatakan, ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh semua umat Islam yang mempunyai kemampuan untuk melaksanakannya sekali seumur hidup. Oleh karenanya sebelum berangkat melaksanakan atau mengerjakan ibadah haji ke tanah suci mekkah harus lebih dahulu mempersiapkan diri dengan bermacam-macam persiapan secara matang dan teratur, baik dalam bentuk material maupun ilmu pengetahuan yang diperlukan.

“Mungkin bapak/ibu jamaah calon haji sudah mendapatkan pembekalan-pembekalan haji sebelumnya, namun untuk pemantapan pengetahuan haji bapak/ibu perlu diadakan kegiatan manasik haji,” ujarnya.

Dalam hal ini H. Suyatno menghimbau kepada seluruh JCH agar sungguh-sungguh mengikuti ini sampai tuntas.

“Mudah-mudahan bapak/ibu sekalian dari berangkat ke Tanah Suci sampai kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat dan semoga menjadi haji/hajjah yang mabrur dan mabrurah....amin,” harapnya.

Kepada narasumber ia berharap untuk dapat memberikan pembekalan yang maksimal kepada jammaah calon haji, baik dalam bentuk pengetahuan maupun dalam bentuk lainnya sehingga para jamaah calon haji akan sukses dalam melaksanakan ibadah hajinya.

Kakan Kemenag Rokan Hilir H. Agustiar saat menyampaikan materinya tentang  menyelenggarakan/melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah disamping sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa juga para jamaah calon haji dituntut untuk memperhatikan hubungan dan manfaat lainnya yang perlu dibina dan dipupuk dalam melaksanakan ibadah haji nanti.

H. Agustiar menambah Kan, manasik haji merupakan tanggung jawab dan upaya dalam meningkatkan pelayanan urusan haji dan penyempurnaan pelaksanaan ibadah haji. "Dengan berbekal pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, baik yang bersifat teori maupun praktek, maka diharapkan, ibadah hajinya menjadi sempurna," katanya.

Karena itu, dia berpesan, agar para calon haji mulai mempersiapkan fisik dengan sebaik mungkin. Karena, sebagaimana diketahui, ibadah haji merupakan rangkaian ibadah yang cukup berat. "Ibadah haji merupakan kesempurnaan keislaman seseorang, karena rangkaian prosesi ibadahnya pun sangat menguras energi," katanya.

Mengenai keberangkatan masih melalui embarkasi haji Batam. Ketentuan kloter belum jelas antara kloter 10 yang berangkat tanggal 7 Agustus dan kloter 18 yang berangkat tanggal 15 Agustus.(Nsh)