Rokan Hilir (inmas) โ Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir seluruh ASN Kemenag Rohil baik PNS maupun Honorer dikumpulkan menjadi satu dalam rangka melaksanakan kegiatan menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan tahun 1438 H/ 2017 M, Jumat, (26/5).
Acara yang dilaksanakan secara mendadak dan tidak disusun sebagaimana layaknya acara formal ini, dimulai dengan sambutan Kepala Kankemenag Rohil H. Agustiar dan Taushiyah serta dzikir dan doa oleh Nasuha.
Dalam sambutannya H. Agustiar mengingatkan kita, dalam menyambut Ramadhan, kita harus bersih-bersih. Mulai dari lingkungan lahiriyah seperti rumah, Masjid, Kantor, badan dll, hingga bersih-bersih batiniyah, yakni membersikan hati dan segala kesalahan dan dosa dengan cara saling maaf memaafkan.
Tak terasa sudah satu tahun kita bergumul di kantor ini. Tentunya pasti banyak kesalahan dan kekhilafan diantara kita. Oleh karena itu saya sebagai pimpinan di kantor ini mengawali diri untuk memohon maaf kepada semuanya jika selama ini ada sikap saya yang menyakiti ibu/bapak sekalian. Karena sya teringat dengan hadits Nabi Muhammad, SAW, โtidak akan diterima puasa seseorang yang belum minta maaf kepada 3 orang. Pertama; anak kepada kedua orang tua, kedua; suami/istri kepada pasangannya dan ketiga; tetangga kepada tetangga lainnya.
H. Agustiar melanjutkan, yang paling penting kita sebagai abdi negara, pelayan masyarakat, pada hari ini, sebelum masuk ramadhan sudah bisa membuat ratusan orang tersenyum. Karena kemarin telah kita cairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), yang sudah infassing 4 bulan dan yang belum infassing 2 bulan.
โmudah-mudahan bisa menjadi keluarga mereka tersenyum dalam menyambut datangnya ramadhan. Bersuka cita menyambut ramadhan, diharamkan jasadnya dari api neraka,โ H. Agustiar mengamini.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian taushiyah oleh Ust. Nasuha. Dalam taushiyahnya Ust. Nasuha menjelaskan tentang sekelompok orang yang masuk surga tanpa melalui proses hisab, mizan atau menyebrangi shirat/ jembatan yang membentang diatas neraka. Siapakah itu pak ustadz....? salah seorang pegawai menyela. Mereka adalah umat Nabi Muhammad yang senantiasa iimaanan wahtisaaban dalam menjalankan ibadah puasanya. Karena puasa itu ibadah sirriyyah (ibadah rahasia) hanya Allaah dan dirinya yang tau, maka Allaah akan memasukkan mereka kedalam surga dengan perjalanan yang rahasia pula.
Selanjutnya pembacaan takhtim, tahlil serta doa dan acara diakhiri dengan bersalam-salaman dan makan bersama. Terlihat diantara karyawan ada yang berpelukan, termasuk Kakan Kemenag Rohil. Betapa yang hadir pada saat itu ingin melepas segala beban dosa kepada sesama saat ingin memasuki bulan ramadhan. Marhaban Yaa Ramadhan, Marhaban Yaa Syahral Maghfirah. (Nsh)