Rokan Hilir (Inmas)- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XIII Tingkat Kabupaten Rokan Hilir tahun 2016 resmi dibuka Bupati Rokan Hilir, H. Suyatno, Kamis (19/5) malam. Perhelatan akbar dua tahunan tersebut dilaksanakan sepanjang 19 – 24 Mei sebagai persiapan MTQ tingkat Provinsi Riau yang diperkirakan Nopember 2016 mendatang.
Acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kepala Kankemenag Kab. Rokan Hilir H. Agustiar, S.Ag. Dalam doanya H. Agustiar bermohon agar tanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap amal dan usaha, dijauhkan dari sikap tidak qurani, dapat mengaktualisasikan ajaran Al-Quran dalam kehidupan dan jadikan Kabupaten Rokan Hilir daerah yang mendapatkan predikat Baldatun, Thoyyibatun wa Robbun Ghofuur.
Sebelum acara pembukaan, H. Agustiar memberikan kesempatan waktu kepada awak media termasuk humas Kemenag Rokan Hilir untuk wawancara. Dalam wawancara tersebut terungkap sekitar 481 peserta perwakilan dari 18 kecamatan dipastikan mengikuti MTQ ke XIII tingkat Kabupaten Rokan Hilir. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar selama pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Rokan Hilir.
Tambah H. Agustiar, “cabang lomba yang akan dipertandingkan pada MTQ kali ini adalah Tilawah, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Khattil quran, Tafsir quran, Tahfidh quran dan menulis makalah ilmiah al-Quran (M2IQ). Dari ke- 7 cabang tersebut yang paling banyak diminati oleh peserta adalah Syarhil Quran dan Fahmil Quran,” ungkap H. Agus.
Iringan suara merdu pembacaan ayat suci Al-Quran yang dibawakan oleh Qori juara 1 MTQ tingkat Internasional di India H. Darwin Hasibuan. Pembukaan MTQ ke XIII tahun 2016 ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pelepasan ratusan balon ke udara oleh Bupati Rokan Hilir H. Suyatno. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piala juara umum kepada ketua panitia, Ali Asfar.
Dalam sambutan pembukaannya Bupati Rokan Hilir H. Suyatno, pelaksanaan MTQ yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali ini diharapkan menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi dan mencari bibit-bibit berprestasi. Setiap peserta yang ikut berkompetisi pada MTQ tahun ini diharapkan bisa menunjukan kemampuan dan prestasi terbaiknya. "Jadi MTQ ini harus menjadi ajang mencari prestasi, sehingga lahir putra/putri Rokan Hilir yang mampu bersaing ditingkat Riau nanti," katanya.
Ditegaskannya dalam MTQ kali ini jangan sampai ada lagi sewa/ambil kafilah dari luar daerah. Semua peserta harus memiliki KTP Rokan Hilir, sehingga mereka yang berprestasi terbaik nantinya mewakili Rokan Hilir. "Saya lebih bangga wakil Rokan Hilir yang akan mengikuti MTQ tingkat Provinsi Riau nanti dengan kontingen asli Rokan Hilir. Sebaliknya tak terlalu bangga walaupun meraih juara, tapi KTP pesertanya bukan orang Rokan Hilir, saya tak terlalu bahagia," katanya.
Lebih lanjut Bupati menambahkan melalui MTQ Rokan Hilir ke XIII ini bisa menumbuh kembangkan minat baca Al-Quran di berbagai lapisan masyarakat, utamanya para generasi muda. Selain itu bisa meningkatkan pemahaman dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan tema MTQ kali ini “Kita jadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupan untuk membangun masyarakat Rokan Hilir yang berbudaya melayu, berakhlak, beriman dan bertakwa.”
Sementara itu PGS Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau Drs. H. Mahyudin, MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada tiga program utama yang harus mendapat perhatian dari semua pihak terutama Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. Ketiga program utama itu adalah Gerakan Maghrib Masyarakat Riau Mengaji, Penguatan pendidikan dan pengamalan Al-Quran dan Pengembangan pendidikan non formal seperti MDTA, TPQ dan Pondok Pesantren.
“Saya berharap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menjadi Kabupaten terdepan dalam mendukung dan mensukseskan Program-program ini,” tegas H. Mahyudin. Bagansiapiapi 20/5. (Nasuha)