Rokan Hilir (Inmas)- Kakan Kemenag Rokan Hilir H. Agustiar, S.Ag, pimpin doa bersama pada acara Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2016-2021 Tahun Anggaran 2016 bertempat di gedung sebaguna Bagansiapiapi, Rabu (15/9/2016).
Acara yang dibuka secara resmi oleh Bupati Rokan Hilir ini dihadiri Wakil Bupati, anggota DPRD, Kakan Kemenag, Kapolres, anggota Forum Kordinasi Pimpinan Daerah(FORKOPIMDA), PLT Sekda, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, Kepala Inspektorat, Kepala Badan/Dinas/Kantor di lingkungan Pemkab Rokan Hilir, para Camat se Rokan Hilir, Pimpinan perusahaan/BUMN/BUMD, para Pimpinan Ormas, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan undangan lainnya.
Bupati Rokan Hilir dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh peserta Musrenbang yang hadir agar sungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan ini agar menghasilkan keputusan yang dapat dijadikan kiblat pembangunan Rokan Hilir 5 tahun kedepan.
Sementara itu Kakan Kemenag Rokan Hilir dalam doanya dalam mengawali acara Musrenbang tersebut menyampaikan rasa syukur yang tiada terhingga, atas berbagai nikmat karunia yang diberikan Allah SWT kepada para hambanya, sehingga pada hari ini dapat melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tingkat Kab. Rokan Hilir Tahun 2016, dengan aman, tertib. Dan lancar.
H. Agustiar memohon kepada Allah SWT, semoga acara yang diselenggarakan pada hari ini mendapatkan limpahan rahmat, berkah dan ridha dari Allah SWT, sebab acara ini pada hakikatnya adalah merupakan salah satu upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mewujudkan masyarakat religius, menuju negeri Rokan Hilir yang Baldathun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.
"Semoga musyawarah yang dilaksanakan ini dapat menghasilkan rumusan berupa program, kegiatan, dan anggaran, untuk selanjutnya dapat dilaksanakan, sehingga dapat meraih Visi Rokan Hilir menjadi Kabupaten terbaik di Provinsi Riau baik tahun ini mapun tahun-tahun yang akan datang," pintanya.
Doa ditutup dengan permohonan ampun atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat selama ini, baik oleh diri sendiri, kedua orang tua, para pemimpin, dan bahkan para pendahulu, baik yang disengaja maupun yang tak disengaja, sebab tanpa ampunan Allah SWT, tak mungkin dapat menghapus dosa yang diperbuat, Amin yaa Robbal Alamin. (Nsh)