0 menit baca 0 %

H. Agustiar : Kebenaran yang Mutlak Hanya Milik Allah

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir H. Agustiar, S.Ag mengatakan bahwa Kementerian Agama sangat mendukung untuk setiap upaya dalam rangka pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan aliran sesat. Hal ini dikatakan saat menyampaikan materi pada kegiatan Pembi...

Rokan Hilir (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir  H. Agustiar, S.Ag mengatakan bahwa Kementerian Agama sangat mendukung untuk setiap upaya dalam rangka pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan aliran sesat.

Hal ini dikatakan saat menyampaikan materi pada kegiatan Pembinaan Lembaga Sosial Keagamaan yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag Riau bertempat di Aula Kantor Kemenag Kab. Rokan Hilir, Kamis, 12/5.

“Meningkatkan pemahaman, penghayatan, pengamalan, dan pengembangan nilai-nilai keagamaan untuk memperkuat peran dan fungsi agama  sebagai landasan moral dan etika dalam pembangunan melalui (1). peningkatan kapasitas dan kualitas penyuluh agama, tokoh agama, lembaga sosial keagamaan, dan media massa dalam melakukan bimbingan keagamaan kepada masyarakat; dan  (2). peningkatan kegiatan pembinaan dan pemberdayaan umat beragama.” terangnya.

“meningkatkan kerukunan umat beragama melalui (1). penyelenggaraan dialog antar umat beragama untuk memperoleh pemahaman agama berwawasan multikultur; (2). pembentukan dan pemberdayaan FKUB di provinsi dan kabupaten/kota; (3). peningkatan kerjasama dan kemitraan antara pemerintah, pemerintah daerah, tokoh agama, lembaga sosial keagamaan, cendekiawan dan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan konflik; dan (4). penguatan peraturan perundang-undangan mengenai kerukunan umat beragama” tambahnya.

Lebih lanjut H. Agus mengatakan “kita sebaga muslim yang sama-sama beragama Islam tidak boleh saling kafir mengkafirkan atau bid’ah membid’ahkan. Dalam beragama kita tidak ajarkan klaim mengklaim, tuduh menuduh, kitalah yang paling benar dan yang lain salah. Karena kebenaran yang mutlak hanya milik Allaah SWT. Kita menjalankan agama dengan keyakinan. Tentunya dengan keilmuan agama yang telah diajarkan oleh guru-guru kita dulu.”  

Acara yang menghadirkan para Kepala KUA para tokoh agama dan tokoh masyarakat ini berlangsung cukup interaktif, dibuktikan dengan adanya beberpa pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang disampaikan H. Agustiar. Bagansiapiapi, 12/5. (Nasuha)