Rokan Hilir (inmas)- Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir Har ini Senin (9/12) menyelenggarakan sosialisasi Aplikasi Rapor Digital (ARD) bagi guru dan operator Raudlatul Athfal (RA) dari 5 kecamatan. Kec. Bangko, Batu Hampar, Pekaitan, Kubu dan Kubu Babussalam (Kuba) di Aula lantai 1 Kantor Kemenag Rohil.
Acara ini diikuti oleh guru dan operator RA se Kabupaten Rohil sebanyak 32 orang dan sebagai nara sumber ibu Eviyanti dari Kanwil Kemenag Prop. Riau.
Acara ini di buka oleh Kepala Kankemenag Rohil H. Agustiar. Dalam sambutannya H. Agustiar menyampaikan, dengan adanya ikatan Guru Raudhatul Athfal menjadi mitra Kementerian Agama yang sangat strategis utamanya sebagai wadah pembinaan dan kerjasama antara kepala dan guru Raudhatul Athfal, untuk menyamakan visi, misi dan persepsi dalam penyelenggaraan pendidikan prasekolah dilingkungan Kantor Kementerian Agama.
Termasuk dalam meneruskan regulasi dan kebijakan dari pusat maupun wilayah, maka di harapkan bisa mendorong dan memprakarsa pembaharuan dengan menyelenggarakan usaha dan kegiatan yang menunjang pelaksanaan proses pembelajaran, menampung dan menyatukan aspirasi anggota dan berperan aktif dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu RA, jelasnya.
Kegiatan sosialisasi ARD RA merupakan langkah persiapan untuk melaksanakan sistem digitalisasi penilaian atau penginputan nilai raport hasil belajar siswa pada RA dibawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir.
“Di zaman modern ini, sistem digitalisasi adalah sesuatu hal yang mesti kita ikuti dan kuasai. Karena kalau tidak, maka kita akan menjadi orang yang dianggap kuno dan ketinggalan zaman,” jelas H. Agustiar.
Beliau juga menuturkan bahwa satu hal yang mesti dimaklumi adalah sistem digital ini sangat memberikan kemudahan dan manfaat yang sangat besar bagi kehidupan.
“Melalui sistem digital kita tidak lagi terbatas pada ruang dan waktu. Kejadian atau berita yang terjadi bisa langsung kita akses pada saat yang bersamaan meskipun jaraknya sangat jauh. Demikian pula dengan dengan data, kapan pun dan dimanapun dapat kita akses melalui sistem digital ini selama kita terkoneksi dengan internet,” tambahnya.
Menyinggung masalah implementasi Aplikasi Raport Digital (ARD) RA, H. Agustiar berharap sepulangnya dari kegiatan sosialisasi ini, operator harus melatih cara penggunaan aplikasi tersebut, baik teknis maupun non teknis. Untuk mempermudah pengoprasian ARD, diharapkan seluruh guru untuk meningkatkan penguasaan IT, karena dengan adanya ARD guru dituntut untuk terampil dalam pengoperasian aplikasi serta meningkatkan kualitas/mutu penilaian yang dilakukan oleh guru. (Nsh)