Pekanbaru (Inmas),
MDTA / MDA merupakan lembaga Pendidikan yang punya ciri khas khusus, dalam
dunia pendidikan keberadaan MDTA sangat dirasakan keberadaannya oleh masyarakat
terutama dalam pengembangan ilmu syariโat agama Islam. Ustadz dan Ustadzah
sangat berperan penting dalam membentuk kepribadian santri dan santriwati
tingkat dasar ini, Pendididkan MDTA adalah modal dasar bagi peserta didik dalam
membentuk Kepribadian peserta didik yang berakhlak mulia, demikian dikatakan
oleh Kepala Seksi PD Pontren H.Abdul wahid S.Ag.,M.Ikom, saat menghadiri acara
peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di pondok Pesantren Al Mujtahadah tanggal
02 Desember 2019.
Sesuai Instruksi
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Dr.H.Edwar S.Umar.,M.Ag, bahwa
akhir tahun 2019 akan di umumkan Pegawai teladan yang termasuk didalamnya Guru
dan Kepala MDTA Teladan, Kasi PD Pontren Abdul wahid.S.Ag.,M.I.kom Kamis (05/12),
Menggesa untuk melakukan pemilihan Guru dan Kepala MDTA Teladan Tahun 2019,
dengan akumulasi Penilaian meliputi Seleksi administrasi, seleksi tertulis
Praktek lapangan wawancara dan peninjauan Kelapangan oleh tim yang dibentuk
oleh Kasi PD pontren, selanjutnya akumulasi Penilaian ini akan dikumpulkan,
Guru dan Kepala MDTA Teladan diseleksi adalah utusan dari dari organisasi MK2
dan FKDT yang dipilih sebanyak 3 orang guru dan tiga orang Kepala, selanjutnya
akan dipilih satu orang yang terbaik Teladan ย (Bustamar / Idris)