0 menit baca 0 %

Guru MTsN 3 Siak Asah Kemampuan Berbahasa Inggris Melalui Teacher’s Skills Upgrading

Ringkasan: Siak (Kemenag) - Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pendidik, MTsN 3 Siak kembali menggelar kegiatan Teachers Skill Upgrading Part #3 dengan tema Penguatan Kemampuan Berbahasa Inggris Guru . Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (31 Oktober 2025), bertempat di ruang kelas IX-C...

Siak (Kemenag) - Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pendidik, MTsN 3 Siak kembali menggelar kegiatan Teachers Skill Upgrading Part #3 dengan tema “Penguatan Kemampuan Berbahasa Inggris Guru”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (31 Oktober 2025), bertempat di ruang kelas IX-C madrasah, dengan diikuti oleh seluruh guru lintas mata pelajaran.

Kegiatan dipandu oleh Abdullah, selaku guru pembimbing sekaligus fasilitator. Dalam perannya, Abdullah tidak hanya memberikan materi, tetapi juga memfasilitasi para guru agar aktif berlatih dan berinteraksi menggunakan bahasa Inggris dalam konteks nyata. Suasana kegiatan berlangsung seru, menyenangkan, dan penuh semangat. Para guru tampak antusias saat mengikuti sesi speaking practice yang berfokus pada dialog dan percakapan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Setiap peserta diberi kesempatan memperagakan pengucapan (pronunciation) yang benar serta melakukan latihan percakapan berpasangan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi guru untuk meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris secara alami.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 3 Siak menyampaikan apresiasi terhadap semangat para guru yang terus berupaya meningkatkan kemampuan diri. “Guru harus menjadi contoh bagi peserta didik. Kemampuan berbahasa Inggris tidak hanya penting di ruang kelas, tetapi juga perlu diterapkan dalam komunikasi sehari-hari agar tercipta lingkungan belajar yang inspiratif dan mendukung program Kelas Internasional,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju program unggulan Kelas Internasional dan Smart Class pada tahun pelajaran mendatang. Kepala madrasah menegaskan bahwa pencapaian tersebut hanya dapat terwujud melalui kolaborasi, inovasi, dan komitmen seluruh tenaga pendidik.

Guru pembimbing Abdullah, turut menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan upaya untuk membangun budaya percaya diri dalam berbahasa Inggris. “Saya ingin para guru merasa nyaman, berani, dan terbiasa berbicara dalam bahasa Inggris tanpa takut salah. Inilah langkah awal menuju madrasah berdaya saing global,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta, Marjaman, mengungkapkan kesannya terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami belajar dengan cara yang menyenangkan dan praktis. Saya jadi lebih berani berbicara dan mencoba menggunakan bahasa Inggris saat mengajar,” ujarnya.

Peserta lain, Delia Anggraini, juga memberikan tanggapan positif. “Kami sangat menikmati suasana pelatihan. Fasilitator memotivasi kami dengan cara yang interaktif dan suportif. Semoga kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan agar kemampuan guru semakin meningkat,” tutur Delia.

Sebagai penutup, kegiatan diwarnai dengan sesi ice breaking yang menciptakan tawa dan keakraban. Suasana hangat tersebut menandai keberhasilan kegiatan dalam membangun semangat belajar, kebersamaan, dan motivasi untuk terus berkembang di lingkungan MTsN 3 Siak. (Abd/Hd)