0 menit baca 0 %

Guru MDTA se-Kota Dumai Tandatangi Amprah Transpot

Ringkasan: Dumai (Inmas) – Hari Rabu (11/11) seluruh guru MDTA se-Kota Dumai yang berjumlah 414 orang menandatangani amprah dana transpot. Dana transpot ini merupakan bantuan dari bagian Kesra Pemerintah Kota Dumai. Penandatanganan ini dilaksanakan di aula Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, yang merupa...

Dumai (Inmas) – Hari Rabu (11/11) seluruh guru MDTA se-Kota Dumai yang berjumlah 414 orang menandatangani amprah dana transpot. Dana transpot ini merupakan bantuan dari bagian Kesra Pemerintah Kota Dumai. Penandatanganan ini dilaksanakan di aula Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, yang merupakan konfirmasi dari Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Dumai Ahmad Fauzi Ag,S.Pd.I kepada Penanggung jawab ruangan Kemenag Kota Dumai H.Nasrun,S.Sos.

Sebelum penandatanganan amprah transpot, Kakan Kemenang Dumai Drs.H.Darawi,MA memberikan pencerahan, beliau mengatakan pendidikan agama itu sejak dari dalam rahim sampai dengan menghembuskan nafas terakhir. Jika kita ingin Kota Dumai ini bagus, maka kembangkan pendidikan islam. FKDT merupakan forum pencerahan umat. Adanya Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah harus bisa dan mampu meningkatkan kualitas MDTA. FKDT harus mampu membuat program, terus laksanakan program tersebut, dan evaluasi.

“Kebersamaan itu perlu apakah antara kepala sekolah bersama guru dan ketua FKDT serta pengurus. Kami berharap agar MDTA bekerja sama dengan FKDT, dalam upaya meningkatkan kualitas MDTA dan mendidik para santri agar dapat menguasi pendidikan islam dengan baik. Setiap langkah kita menuju jalan Allah, percayalah semua itu akan diberikan ganjaran oleh Allah SWT,” tutur Darawi.

Mantan Kepala MAN Dumai ini juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Dumai yang telah memperhatikan pendidikan agama dan keagamaan, khususnya pada agama islam, salah satu contohnya memberikan bantuan transpot kepada guru MDTA, dan banyak lagi seperti bantuan guru TPQ, Masjid, Musholla, dan ikut berpartisipasi dan membantu dalam kegiatan keagamaan.

Selanjutnya beliau menambahkan Kementerian Agama juga terus berupaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan agama mulai dari Madrasah, TPQ, MDTA, Ponpes, GPAI sekolah umum, hingga 80 persen anggaran di Kementerian Agama itu untuk pendidikan agama, salah satu contoh kegiatan pembinaan guru TPQ, MDTA, Ponpes, dan Guru PAI sekolah umum yang dalam tahun ini sudah dilaksanakan banyak kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Kasi Pendidikan Islam Drs.H.Syafwan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Dumai yang telah memperhatikan pendidikan agama khususnya pada guru-guru agama. Mudah-mudahan dengan solidnya kita antara Pemerintah Kota Dumai dan Kementerian Agama dalam memajukan pendidikan agama khususnya agama islam dapat meningkatkan kualitas SDM yang beriman dan bertaqwa serta menjadikan masyarakat Kota Dumai yang agamis.

Ditemui terpisah, Ketua FKDT Ahmad Fauzi Ag, S.Pd.I menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Dumai yang telah meperhatikan guru MDTA se-Kota Dumai dengan memberikan bantuan transpot perbulan sebesar 200 ribu/orang, dengan jumlah keseluruhan guru MDTA 414 orang. Dan beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama yang selalu memberikan kegiatan pembinaan dalam upaya meningkatkan kompetensi para guru khususnya pada guru MDTA.

FKDT akan terus membuat program, salah satu program yang telah berjalan sampai sekarang. Pertama, pengembangan kegiatan di setiap Kecamatan, kegiatan pengembangan mutu pendidikan islam ini dilaksanakan setiap 6 bulan sekali. Kedua, kegiatan ekstrakurikuler, meliputi olahraga, pidato, dan puisi islami dan juga guna untuk persiapan PORSADIN II yang akan datang, ungkapnya.

Dalam PORSADIN I Prov.Riau, Alhamdulillah salah satu cabang yaitu puisi islami mendapat juara I atas nama Dafa Alfata dari MDTA Akhila Putri Kota Dumai mewakili Riau ketingkat nasional, tandas Ahmad Fauzi.(jaka)

 

*edit by diah