Riau (Inmas) Menindak
lanjuti Agenda Lanjutan Bimbingan Masyarakat Kristen dalam meningkatkan peran
dan fungsi organisasi Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam hal meningkatkan Mutu Pendidikan Agama
Kristen di Provinsi Riau, Bimbingan Masyarakat Kristen mengadakan Konsultasi
Pengembangan Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen Tahun
2017.
Acara yang diikuti oleh 30 Orang peserta yang terdiri
dari para Pengurus KKG/MGMP se- Provinsi Riau dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau,
diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, Drs.H.Mahyuddin MA didampingi Pembimbing
Masyarakat Kristen, Sahat Lambok Sihombing,M.Pd dan Andri Faisal, ST, M.Si selaku moderator, selasa 28 November 2017.
Armin Silaban Selaku Ketua
Penitia melaporkan Kegitan dilakukan selama 3 hari, 28 s/d 30 November 2017
bertempat di Hotel Megara, Pekanbaru dibebankan Pada Dipa Bimas Kristen yang
bertujuan untuk meningkatkan Mutu Guru Pendidikan Agama Kristen yang ada di
Provinsi Riau.
Kepala Bagian Tata Usaha
dalam sambutannya memaparkan ada lima Pilar Budaya kerja yang harus diketahui
dan dimengerti dan diterapkan oleh Setiap Guru agama dalam melaksanakan tugasnya, itu
merupakan acuan yang harus dilaksanakan dalam bekerja.
“ Integritas,
Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladanan “ inilah yang harus ada
dan dimengerti oleh setiap guru Agama Kristen dalam mengajar tambahnya.
Mahyuddin berharap sebagai
guru agama yang dianggap mulia kita harus mampu sebagai menteng Penjaga Moral
Bangsa dan lewat Pengembangan KKG/MGMP guru mampu manfaatkan KKG/MGMP untuk
meningkatkan kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen karena ini merupakan
Tanggung Jawab bapak/ibu selaku perpanjangan tangan Bimbingan Masyarakat
Kristen di daerah bapak/Ibu.
“Guru itu bukan orang hebat tetapi semua
orang hebat lahir karena guru” jadi jangan pernah merasa minder sebagai seorang
Guru, karna guru lebih hebat dari orang hebat paparnya mengakhiri.(belen)