0 menit baca 0 %

Gubri: Siskohat Permudah Pendaftaran Haji

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Pelaksanaan lounching Sstem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Online Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau mengandung makna yang sangat strategis. Karena dengan adanya Siskohat disetiap Kabupaten/ Kota masyarakat akan mengetahui betapa pentingnya perangk...
Pekanbaru (Humas)- Pelaksanaan lounching Sstem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Online Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau mengandung makna yang sangat strategis. Karena dengan adanya Siskohat disetiap Kabupaten/ Kota masyarakat akan mengetahui betapa pentingnya perangkat tersebut dalam pelayanan haji khususnya pendaftaran ibadah haji. "Saya atas nama pemerintah Provinsi Riau menyambut baik diselenggarakannya acara ini, dengan harapan dapat menyatukan visi dan persepsi dalam meningkatkan pelayanan ibadah haji di Indonesia pada umumnya di Provinsi Riau pada khususnya," ungkap Gubernur Riau, Dr HM Rusli Zainal, saat meresmikan Siskohat Online Kemenag Kab/ Kota di Kantor Kemenag Pekanbaru Jalan Arifin Ahmad, Senin (27/6). Menurutnya, pendaftaran haji melalui Siskohat akan memberi kemudahan pendaftaran dan memperoleh berbagai informasi bagi camaah haji yang berasal dari daerah. Penerapan Siskohat Online merupakan starting poin peningkatan pelayanan jemaah haji, karena data jamaah berlangsung sesuai dengan identitas yang dimiliki, sehingga manipulasi data dapat dihindarkan. Dengan adanya siskohat ini, para jamaah akan mengetahui tahun berapa dia baru bisa melaksanakan haji, sesuai nomor porsi yang sudah ditetapkan pada waktu mendaftarkan diri di Bank yang bersangkutan. Maka Siskohat ini merupakan akselerasi dalam proses pendaftaran haji, sehingga pelayanan yang diberikan akan lebih baik dan lebih maksimal. "Siskohat ini dibuat adalah untuk mempermudah para pendaftar yang ingin menunaikan ibadah haji dengan proses yang mudah dan tidak dengan birokrasi yang panjang, serta akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang haji. Untuk itu, keberadaan Siskohat harus lebih disosialisasikan kepada masyarakat," terangnya. Gubri menambahkan, jumlah quota Riau tahun 1432 H/ 2011 M sebanyak 5.044 orang dan jumlah daftar tunggu sudah mencapai 39.460 orang, artiny6a waiting list untuk Provinsi Riau sampai tahun 2018. "Hal ini dapat dibayangkan bahwa quota Provinsi Riau pada setiap tahunnya hanya sebanyak 5.000 lebih yang dapat diberangkatkan. Dengan adanya waiting list ini menunjukkan bahwa masyarakat Provinsi Riau semakin meningkat ekonominya dan semakin meningkat pula kadar keimanannya kepada Allah SWT," pungkasnya. (msd)