0 menit baca 0 %

Gubri Lantik Dewan Hakim MTQ ke- 38 Tingkat Provinsi Riau

Ringkasan: Kampar (Inmas)- Gubernur Riau Drs H Syamsuar M Si melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- 38 tingkat Provinsi Riau di Pendopo Bupati Kampar, Sabtu (23/11/2019) malam. Pelantikan juga dirangkai dengan pembacaan bai'at oleh Ketua Dewan Hakim yang diikuti oleh seluruh majelis hakim.

Kampar (Inmas)- Gubernur Riau Drs H Syamsuar M Si melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- 38 tingkat Provinsi Riau di Pendopo Bupati Kampar, Sabtu (23/11/2019) malam. Pelantikan juga dirangkai dengan pembacaan bai'at oleh Ketua Dewan Hakim yang diikuti oleh seluruh majelis hakim.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts. 1193/XI/ 2019 tentang Pembentukan Pengawas, Dewan Hakim, Majelis Hakim, Hakim Lampu, Panitera dan Penghubung pada MTQ Tingkat Provinsi Riau XXXVIII TAHUN 2019 di Kabupaten Kampar yang dibacakan oleh Sekretaris Dewan Hakim HM Saman S Sos M SI.

Ketua dewan hakim pada MTQ yang mengangkat tema "Dengan MTQ Kita Wujudkan Masyarakat Riau yang Qurani" adalah ketua umum LPTQ Riau H Ahmad Syah Harrofie SH MH dan Wakil Dr H Mahyudin MA dengan 234 anggota yang terdiri dari majelis hakim, panitera dan penghubung.

Hadir dalam pelantikan dewan hakim dan malam taaruf Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, Bupati Kampar Catur Sugeng, Pejabat Pemprov Riau dan Bupati Kampar, Kemenag Kabupaten Kampar dan jajaran, serta undangan lainnya.

Gubri dalam sambutannya mengatakan, malam taaruf dan Pelantikan dewan hakim merupakan rangkaian dari pelaksanaan MTQ. "Ini merupakan malam silaturrahmi untuk saling mengenal dari seluruh hakim dan kafilah. Dewan Hakim menentukan kelancaran dan kualitas MTQ," ucap Gubri.

Mahyudin menambahkan, tugas dewan hakim merupakan tugas berat dan mulia, untuk itu para dewan hakim hendaknya dapat melaksanakan tugas secara profesional dan objektif.

"Terimakasih kepada Pemda Kampar, Pemerintah Provinsi Riau dan Kementerian Agama. Kita berharap MTQ ini tidak hanya berhasil dalam musabaqah, tetapi berhasil juga dalam mengamalkan isi kandungan al quran
sebagai syiar Islam di bumi lancang kuning," harap Kakanwil.

Sementara itu, Bupati Kampar juga menyebutkan, MTQ salah satu upaya menyiarkan agama dalam rangka membumikan alqur'an sekaligus ajang pertemuan bagi insan quran. "Tidak hanya ajang memperoleh tropi, tetapi bagaimana kita bisa mengamalkan isi kandungan alqur'an secara lebih baik," ucapnya. (mus/ana/faj)