Riau (Inmas)- Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar M Si dan Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, mengadakan temu ramah
dengan 86 siswa-siswi SD, SMP, SMA, SMK, MA dan SLB se-Provinsi Riau
berprestasi tingkat Nasional dan Internasional tahun 2019 di Balai Pauh Janggi,
Gedung Daerah Provinsi Riau, Jumat (01/11) kemarin.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau Rudiyanto, siswa berprestasi, guru pendamping dan wali murid berpartisipasi di Riau.
Syamsuar menjelaskan, kegiatan
temu ramah ini sebagai salah satu upaya dari Pemprov Riau merespon banyaknya
pesan masyarakat untuk memperhatikan siswa-siswi yang memiliki prestasi dan
membanggakan nama Riau. “Banyak yang menghubungi minta anak atau siswa-siswinya
diperhatikan, makanya kita adakan kegiatan ini,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, pertemuan seperti ini merupakan kegiatan perdana diadakan di Riau dengan tujuan memberikan motivasi kepada para siswa yang hadir untuk terus berprestasi dan rajin belajar. Selain itu, Gubri juga menekankan kepada para siswa, sebagai penerus bangsa supaya menguasai teknologi informasi apalagi memasuki revolusi industri 4.0.
Gibri mengatakan, komitmen pemeriantah Provinsi Riau dibidang pendidikan ini telah dilakukan sejak lama, tidak hanya melalui penyediaan sarana prasarana pendidikan yang memadai, lebih dari itu yang paling penting adalah program yang langsung bersentuhan dengan pelaku pendidikan, yakni guru/dosen, dan peserta didik. "Komitmen kita untuk memajukan negeri ini, dan harus dimulai sejak anak usia dini, karena mereka ini adalah cikal bakal pemimpin negeri ini dimasa depan," tegas Syamsuar.
Syamsuar juga mengingatkan bahwa saat ini kita dihadapkan dengan tantangan revolusi industri 4.0, tidak hanya mendapatkan pelajaran dari sekolah saja, tapi juga harus mampu memperoleh ilmu dari kemajuan teknologi yang itu tidak boleh dihindari.
"Anak-anak Riau jangan
ketinggalan informasi, harus mampu mengikuti perkembangan kemajuan teknologi
informasi yang begitu cepat saat ini. Anak-anak Riau jangan sampai ketinggalan
dengan anak-anak daerah lainnya di Indonesia, dan juga internasional,"
ingatnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Riau H Rudyanto menjelaskan, pemberian penghargaan terhadap siswa/i berprestasi ini adalah bagian dari bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Riau terhadap mereka yang berprestasi, baik ditingkat nasional maupun internasional. "Penghargaan tidak hanya diberikan bagi siswa/i di lingkup Dinas Pendidikan, tapi juga bagi siswa/i dari sekolah di bawah naungan Kementerian Agama," jelas Rudi.
Selain sebagai bentuk apresiasi,
pemberian penghargaan ini juga diharapkan bisa memotivasi bagi siswa/i lain
untuk bisa juga mengukir prestasi.
Rudy juga menambahkan bahwa
selain 86 orang yang diberi piagam penghargaan dan bantuan uang tunai yang
ditransfer langsung ke rekening siswa/i bersangkutan. Masih ada juga siswa/i
Riau yang mengukir berbagai prestasi baik ditingkat nasional maupun
internasional, namun belum terdata, baik oleh Dinas Pendidikan maupun
Kementerian Agama wilayah Riau.
"Mereka ada yang berangkat
atau mengikuti berbagai lomba ditingkat nasional dan internasional itu dari
sekolah masing-masing, dan belum melapor, hingga tidak termasuk dalam data
penerima hari ini. Namun mereka tetap akan kita beri penghargaan, dan pada
triwulan pertama tahun anggaran 2020 akan diberikan," ungkapnya.
Mahyudin dalam sambutannya menyebutkan, saat ini siswa
madrasah di Riau cukup banyak menyumbangkan prestasi dalam berbagai hal. Hal tersebut
membuktikan bahwa SDM Riau semakin membaik. “Prestasi yang sudah diraih
hendaknya terus ditingkatkan untuk pembangunan Riau lebih baik,” ucapnya.
Adapun besaran bantuan uang tunai yang diterima siswa/i tersebut adalah untuk peraih medali Emas Internsional Rp 20 juta, medali Perak Rp 15 juta, dan Perunggu Rp 10 juta. Sementara untuk peraih prestasi tingkat nasional, medali Emas Rp 6 juta, Perak Rp 5 juta dan Perunggu Rp 4 juta. (rls/mus)