Pekanbaru (Humas) - Bekerjalah dengan hati sanubari. Untuk itu perbaiki hati. Kalau hati sanubari tak diperbaiki maka akan jadi apa bangsa ini?
Menurut saya, inilah tugas pokok Kementerian Agama, yaitu membina mental masyarakat. Kalau urusan fisik, usah pikirkan betul. Itu urusan kami agaknya. Kata lelaki yang kini menjabat gunernur Riau itu terkekeh-kekeh di depan 180 orang insan Kementerian Agama se-Provinsi Riau yang sedang melaksanakan kegiatan Raker Kantor Wilayah Kementerian Agama di Hotel Grand Central Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Rabu, 02/4.
Lebih lanjut, Gubri saat itu mengingatkan bahaya kemiskinan. Menurut Annas, kemiskinan merupakan pangkal bala dari ketidaktaatan atau rusaknya mental masyarakat. Untuk itu, masyarakat miskin yang kini lebih banyak terdapat di kampung-kampung perlu mendapat perhatian utama dalam pembangunan fisik dan non-fisik Riau di masa datang.
“Di mana kantong kemiskinan, di sana orang akan kurang taat beribadah! Untuk itu perangi kemiskinan dengan berbagai program nyata di tempat tersebut.”
Sebelumnya, dalam sambutan, Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Drs H Tarmizi Tohor MA menyampaikan bahwa terlaksananya raker ini merupakan raker lanjutan dari rapat kerja yang dilaksanakan di kantor Kementerian Agama Kabupaten dan Kota se-Riau. Menurut Kakanwil lagi, bahwa hasil raker ini merupakan momentum untuk Renstra Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau pada tahun 2015 yang akan datang.
Pada kesempatan itu, Kakanwil juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Riau H Annas Maamun yang menyempatkan diri hadir pada raker Kanwil Kemenag ini. Kakanwil juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada peserta yang telah meluangkan waktu demi kegiatan yang penting ini. (ghp)