Riau (Inmas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi Riau berhasil menyandang gelar Doktor pada sidang terbuka Ujian Promosi
Doktor Universita Islam Negeri Sultan
Syarif Kasim Riau yang dilaksanakan Rabu (10/7/19). Dengan memperoleh nilai tertinggi
dari keahlian ilmunya, Kakanwil Kemenag Riau mengambil Disertasi berjudul Konsep
Guru Profesional : Kajian Terhadap Efektifitas Sertifikasi, Komitmen Kerja dan
Kemampuan Kerja Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Pekanbaru.
Hadir dalam Ujian Promosi Doktor Pascasarjana
UIN Suska Riau ini Gubernur Riau yang
diwakili oleh Asisten I H. Ahmad Syah Harrofie, Kabiro Administrasi Akademik
Kesiswaan dan Kerjasama UIN Suska Riau, Kabiro Administrasi Umum Perencanaan
dan Keuangan UIN Suska Riau, Kabid Penaiszawa, Pembimas Hindu, Pembimas
Kristen, Kasubbag Inmas, Kasubbag Umum, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan,
Kasubbag Ortapek, Kasubbag Hukum dan KUB, Kakan Kemenag Inhu, Kakan Kemenag
Inhil, Kakan Kemenag Meranti, Kakan Kemenag Dumai, Kakan Kemenag Pelalawan yang
diwakili oleh Kasi Pendis, Kepala MTsN 1 Pekanbaru, Kepala MTsN 3 Pekanbaru, Kasi
di Lingkungan Bidang Madrasah dan Pegawai di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau.
Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten I H.
Ahmad Syah Harrofie menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau memberikan apresiasinya
atas telah selesainya pendidikan jenjang Tinggi Kakanwil Kemenag Riau yang
telah meraih Gelar Doktor dengan prestasi yang baik dan menjadi Modal besar
bagi pemerintah dalam membangun Keagamaan di Provinsi Riau. Dan menjadi pemicu
ASN untuk meraih gelar Doktor .
“Mudahan
penelitian ilmu beliau bermanfaat tidak hanya pada beliau tapi bagi Pemerintah Provinsi
Riau dan Pendidikan Madrasah Tsanawiyah yang ada di Provinsi Riau”.
Meskipun masih terdapat perbaikan dalam
hasilnya, beliau diuji oleh Tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Ahmad
Mujahidin, S. Ag sebagai Ketua, Dr. Abu Bakar, M. Pd sebagai Sekretaris, Prof.
Dr. H. Nizar Ali, MA sebagai Penguji Utama, Prof. Dr. Afrizal. M, MA sebagai
Penguji II, Prof. Dr. Amril. M, MA sebagai Penguji III, Prof. Dr. H. M. Nazir
Sebagai Penguji IV/Promotor, dan Dr. H. Abu Anwar, M. Ag sebagai Penguji V.
(ana/anto/belen/mega/Faj)