0 menit baca 0 %

Gubernur Riau Dijadwalkan Melepas Keberangkatan Pertama Jch Riau Di Batam

Ringkasan: Pekanbaru, 22/10 (Humas) Kelompok Terbang (kloter) pertama jamaah calon haji (Jch) Provinsi Riau yang termasuk dalam Kloter 5 BTH Embarkasi Batam, masuk asrama haji Batam pada tanggal 26 Oktober 2009 pukul 12.00 wib dan akan diterbangkan ke Medinah pada tanggal 27 Oktober 2009 pukul 10.00 wib.
Pekanbaru, 22/10 (Humas) Kelompok Terbang (kloter) pertama jamaah calon haji (Jch) Provinsi Riau yang termasuk dalam Kloter 5 BTH Embarkasi Batam, masuk asrama haji Batam pada tanggal 26 Oktober 2009 pukul 12.00 wib dan akan diterbangkan ke Medinah pada tanggal 27 Oktober 2009 pukul 10.00 wib. Gubernur Riau HM. Rusli Zainal dijadwalkan akan melepas Kloter Pertama Riau (kloter 5BTH) di Embarkasi Batam, hal ini disampaikan Drs.H.A.Jalaluddin Kepala Bidang Peny. Hazawa Kanwil Dep. Agama Prov. Riau. Lebih lanjut Kepala Bidang Haji menjelaskan Gubernur Riau HM. Rusli Zainal akan melepas keberangkatan Jch Kloter 5 BTH di aula Keberangkatan Asrama Haji Batam pada 27 Oktober 2009 sekitar pukul 08.00 wib. Pelepasan Jch tersebut dilaksanakan disaat jch berada diruang tunggu keberangkatan Asrama Haji Batam sebelum Jch masuk bus menuju ke Bandara Hang Nadim Batam, dan dihadiri oleh Kakanwil Dep. Agama Riau Drs.H.Asyari Nur,SH,MM dan beberapa pejabat lainnya. Ujarnya. Jch asal Provinsi Riau masuk asrama haji batam mulai tanggal 26 Oktober 2009 s.d 05 November 2009 yang terdiri dari jch Kabupaten/Kota se Provinsi Riau. Sedangkan pada tanggal 13 November 2009 merupakan kloter terakhir jch Riau diberangkatkan ke Batam dan akan bergabung dengan Jch Provinsi Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat. Sehubungan dengan semakin dekatnya masa pemberangkatan ibadah haji, H. A. Jalaluddin menghimbau kepada seluruh Jch untuk menjaga kesehatannya, jika jch ada mengalami gangguan kesehatan diminta untuk segera berkonsultasi dan melakukan pengecekan kesehatan. Selain itu jch juga dihimbau untuk tidak membawa barang diluar ketentuan penerbangan dan memperbanyak mempelajari ilmu-ilmu manasik haji. (nik)