Jepara (Inmas) - Pada seremonial pembukaan MQKN yang berlangsung di lapangan Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang Jepara Jawa Tengah, Jum'at (01/12) Ganjar Pranowo ungkapkan kekagumannya terhadap kegiatan MQKN yang di helat Ditjen Pendis Kemenag RI.
"Saya senang sekali, MQK pada kali ini acaranya padat, tidak hanya membaca kitab kuning, namun juga ada lomba debat bahasa inggris dan bahasa arab", ucapnya. Tapi yang lebih menarik lagi ada debat konstitusi berbasis kitab kuning dengan menggunakan bahasa arab dan inggris, ucapnya yang kala itu turut mengenakan pakaian layaknya anak santri.
"Beginilah kalau Menteri Agamanya aktif dan tekun mensosialisasikan konstitusi kita semenjak masih di MPR, mitra saya sejak dulu", sebutnya.
"Dan tentu melalui debat konstitusi ini akan semakin memantapkan kehidupan kita dalam bernegara dalam hal konstitusi", ujarnya.
Menurutnya even dua tahunan yang dihadiri oleh santri seluruh Indonesia, agar dapat betul betul ditampilkan seperti apa yang pernah menjadi sejarah santri di NKRI ini.
Begitu pula hiburan penunjang yang dikemas dengan apik disuguhkan oleh tim tim kesenian khas Jepara ini, semoga mampu memperkuat silaturrahmi antara kita, jelas pejabat berlesung pipi itu.
Semoga rasa persatuan dan kesatuan anak bangsa hari ini semakin kuat melalui kegiatan akbar ini, harapnya dengan loghat jawa kental.(vera)