Pekanbaru (inmas)- Saat matahari baru merangkak naik,
tampak para guru dan staff Tata usaha (TU) MAN 4 Pekanbaru memulai aktifitas
paginya dengan gotong royong (Goro) bersama di selasa (17/03). Aktifitas pagi
bersama ini sebagai ikhtiar mengeratkan hubungan kekekuargaan antara para guru
dan staff TU serta upaya penataan lingkungan madrasah, di sela-sela pelaksanaan
kebijakan peliburan proses belajar mengajar klasikal/ tatap muka sejak 16 Maret
s/d 30 Maret 2020 di semua jenjang kelas, sebagai usaha preventif menghadapi
penyebaran pandemi Corona Virus Disease (Covid 19).
Kegiatan bersih-bersih bersama yang berlangsung lebih dari 2 (dua) jam ini,
juga diikuti Kepala Madrasah dan Kepala TU MAN 4 Kota Pekanbaru. "Mumpung
pembelajaran dilangsungkan menggunakan sistem dalam jaringan (daring) di rumah
masing-masing, bentuk penugasan siswa juga telah terkordinir secara baik oleh
guru mata pelajaran (mapel) dan bidang kurikulum. Ya dari pada bengong, kita
bersih-bersih lingkungan madrasahlah. Sembari tentunya nanti, setelah selesai
kita ingatkan berulang agar para guru dan staff TU kita membersihkan tangannya
dengan sabun, tetap PHBS-lah kita agar terhindar dari Covid 19 dan
penyakit-penyakit lainnya", tukas Agus Salim Tanjung, MA Kepala MAN 4
Pekanbaru. PHBS yang dimaksudnya ialah akronim dari perilaku hidup bersih dan
sehat.
Kerja marathon menata lingkungan madrasah ini dilakukan,
sejalan dan sebangun dengan rencana pelaksanaan program Adiwiyata dilingkungan
madrasah kedepan, yang sedang didesain pola tahapannya oleh Nurman Setiawan,
S.Sos Guru Mapel Sosiologi. (Ndri)