0 menit baca 0 %

Giat Sukseskan Program Kerja KKDT Rapat dengan Kemenag Pelalawan

Ringkasan: Pelalawan (Humas) - Bertempat di ruangan Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Seksi Pendis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Rapat Kerja bersama Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah (KKDT) Kabupaten Pelalawan. Hadir dalam acara ini Kasi Pendis Kantor Kementerian Aga...

Pelalawan (Humas) - Bertempat di ruangan Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Seksi Pendis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Rapat Kerja bersama Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah (KKDT) Kabupaten Pelalawan.

Hadir dalam acara ini Kasi Pendis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan DR. Edi Iskandar, S.Ag, M.Pd didampingi Staff Seksi Pendis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Nurhayati, S.Ag, Ketua KKDT Kabupaten Pelalawan Jumaidi asal Kecamatan Bandar Seikijang dan 15 orang pengurus PDTA se kabupaten Pelalawan. Rapat tersebut membahas teknis program Kerja KKDT, Pembentukan KKDT di Kecamatan, Koordinasi antara KKDT dengan Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan melalui Seksi Pendidikan Islam, kemudian menyangkut alur dan teknis Laporan bulanan PDTA, ketentuan menyangkut Rombel (Rombongan Belajar), aturan yuridis misalnya Perda Kabupaten Pelalawan tentang kewajiban memiliki ijazah PDTA, tentang jam belajar yang baku, untuk meningkatan mutu KKDT dipandang perlu membuat program pelatihan Guru PDTA, kurikulum PDTA sesuai dengan pedoman yang ada dan dapat ditambah dalam bentuk Estrakurikuler misalnya Bacaan Seni dan Muhadharah dan lain-lain.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan melalui Kasi Pendis dalam sambutannya berharap keberadaan KKDT akan menjadi mitra Kementerian Agama yang akan ikut berperan dalam mengurus pendidikan keagamaan di kabupaten Pelalawan. “Jadi, keberadaan KKDT akan menjadi mitra Kementerian Agama, karena tanpa peran serta masyarakat, kemenag tidak akan bisa bekerja,KKDT merupakan mitra kerja yang sinergis untuk memajukan pendidikan keagamaan di Kabupaten Pelalawan.

Beliau berharap KKDT bisa menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik dengan instansi Pemerintah seperti Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan maupun dengan pihak swasta.

"Pendidikan keagamaan tidak sama dengan pendidikam umum, pendidikan keagamaan lahir dari masyarakat. Kalau dulu kita kenal sekolah agama, atau Diniyah Takmiliyah. Pendidikan ini konsepnya sangat khusus karena pendidikan ini lahir dari masyarakat, kami mengharapkan kerjasama dan koordinasi diantara kita, yang sebelumnya PDTA berada di bawah Seksi Penamas dan Pekapontren namun dalam perkembangan Organisasi Kementerian Agama RI sesuai SOTKPbaru sebagaimana tertuang dalam PMA Nomor 13 Tahun 2012 untuk Kabupaten Pelalawan pembinaan Pendidikan Keagamaan dilebur di Seksi Mapenda yang sekarang bernama Seksi Pendis," jelasnya.(AA)