0 menit baca 0 %

Gerhana Matahari Merupakan Kekuasaan Allah

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Pada hari Kamis (26/12) kemarin, telah terjadi gerhana matahari.  Penomena alam ini bukanlah sebagai tanda akan terjadinya bahaya, sebagaimana kepercayaan orang-orang zaman dahulu. Tetapi kehadiran gerhana merupakan bukti kekuasaan Allah SWT.  Jum at (27/12).Berdasarkan informma...


Pekanbaru (Inmas), Pada hari Kamis (26/12) kemarin, telah terjadi gerhana matahari.  Penomena alam ini bukanlah sebagai tanda akan terjadinya bahaya, sebagaimana kepercayaan orang-orang zaman dahulu. Tetapi kehadiran gerhana merupakan bukti kekuasaan Allah SWT.  Jum’at (27/12).

Berdasarkan informmasi dari Ka.Biro Humas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) , Akhmad Taufan  Maulana, sebagaimana dilansir dimedia, bahwa ada 25 wilayah Kab/ Kota dari 7 Propinsi yang ada di Indonesia yang dilewati oleh Gerhana Matahari Cincin (GMC) pada tanggal 26 Desember 2019.

Tujuh Propinsi yang dilewati oleh GMC tersebut adalah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Khusus di Riau ada 5 Kab/ Kota yang dilewatinya yaitu Rohul, Dumai, Bengkalis, Siak dan Kep.Meranti.

Dalam ajaran Islam, apabila terjadi gerhana, maka umat islam disunnahkan untuk melaksanakan shalat husuf (gerhana matahari). Sebagai bentuk penghambaan kepada khalik (pencipta alam semesta). Dialah yang mengatur peredaran matahari pada porosnya. (Idris/Bustamar)