0 menit baca 0 %

Generasi Robbani, Tafaqquh Fiddin

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Qiro'atul qutub merupakan kemampuan kognitif seseorang untuk membaca kitab gundul atau dikalangan santri dikenal dengan sebutan kitab kuning. Kemampuan literasi ini membuat setiap pribadi mampu membaca teks dalam bahasa Arab di kitab-kitab rujukan tulisan para fuqoha dan ulama unt...

Pekanbaru (Inmas), Qiro'atul qutub merupakan kemampuan kognitif seseorang untuk membaca kitab gundul atau dikalangan santri dikenal dengan sebutan kitab kuning. Kemampuan literasi ini membuat setiap pribadi mampu membaca teks dalam bahasa Arab di kitab-kitab rujukan tulisan para fuqoha dan ulama untuk tafaqquh fiddin (pendalaman ilmu agama). Sehingga mampu mentransfer pemahamannya terhadap kitab-kitab tersebut kepada khalayak, untuk kemudian turut partisipatif mewujudkan generasi Robbani, generasi sukses, yang posisinya selalu berada dalam garis ajaran Islam, serta selalu mengajak orang lain untuk dekat dengan Allah SWT.

MAN 4 Pekanbaru memfasilitasi peserta didik untuk memiliki kemampuan qiroatul qutub, selain melalui pembelajaran mata pelajaran (mapel) bahasa arab di kegiatan intrakurikulernya, juga menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) khusus pemantapan kemampuan literasi qiroatul qutub.

Ustadz Cholid, S.Ag, S.Pd, MA, Guru Bahasa Arab yang juga Ketua Tim Penjamin Mutu Madrasah (TPMM) MAN 4 Pekanbaru langsung menjadi tutor dalam kegiatan ekskul yang dijadwalkan setiap Sabtu. Bahkan kegiatan ekstra pendalamannya juga dilakukan setiap Selasa malam di MAN 4 Pekanbaru.

"Hal ini merupakan wujud keseriusan MAN 4 Pekanbaru menyongsong Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MA-PK) . Selain itu, kegiatan ekskul qiro'atul qutub ini juga upaya mempersiapkan siswa untuk mengikuti lomba MQK (Musabaqah Qiroatul Kutub), Olimpiade bahasa Arab Nasional, dan juga pembekalan bagi siswa yang berkeinginan mengikuti seleksi beasiswa S1 ke Timur Tengah, baik melalui program kerjasama Kementerian Agama dengan negara tujuan seperti Mesir, Sudan, Maroko, Kuwait, Turki, Arab Saudi, dll, atau jalur lainnya yang tersedia", jelas Cholid pada Sabtu (8/2/2020) tentang ekskul ini. (Zhendri)