Pekanbaru (Inmas), Qiro'atul qutub merupakan kemampuan
kognitif seseorang untuk membaca kitab gundul atau dikalangan santri dikenal
dengan sebutan kitab kuning. Kemampuan literasi ini membuat setiap pribadi
mampu membaca teks dalam bahasa Arab di kitab-kitab rujukan tulisan para fuqoha
dan ulama untuk tafaqquh fiddin (pendalaman ilmu agama). Sehingga mampu
mentransfer pemahamannya terhadap kitab-kitab tersebut kepada khalayak, untuk
kemudian turut partisipatif mewujudkan generasi Robbani, generasi sukses, yang
posisinya selalu berada dalam garis ajaran Islam, serta selalu mengajak orang
lain untuk dekat dengan Allah SWT.
MAN 4 Pekanbaru memfasilitasi peserta didik untuk memiliki kemampuan
qiroatul qutub, selain melalui pembelajaran mata pelajaran (mapel) bahasa arab
di kegiatan intrakurikulernya, juga menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler
(ekskul) khusus pemantapan kemampuan literasi qiroatul qutub.
Ustadz Cholid, S.Ag, S.Pd, MA, Guru Bahasa Arab yang juga Ketua Tim
Penjamin Mutu Madrasah (TPMM) MAN 4 Pekanbaru langsung menjadi tutor dalam
kegiatan ekskul yang dijadwalkan setiap Sabtu. Bahkan kegiatan ekstra pendalamannya juga dilakukan setiap Selasa malam di MAN 4 Pekanbaru.
"Hal ini merupakan wujud keseriusan MAN 4 Pekanbaru menyongsong
Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MA-PK) . Selain itu, kegiatan ekskul qiro'atul
qutub ini juga upaya mempersiapkan siswa untuk mengikuti lomba MQK (Musabaqah
Qiroatul Kutub), Olimpiade bahasa Arab Nasional, dan juga pembekalan bagi siswa
yang berkeinginan mengikuti seleksi beasiswa S1 ke Timur Tengah, baik melalui
program kerjasama Kementerian Agama dengan negara tujuan seperti Mesir, Sudan,
Maroko, Kuwait, Turki, Arab Saudi, dll, atau jalur lainnya yang tersedia",
jelas Cholid pada Sabtu (8/2/2020) tentang ekskul ini. (Zhendri)