Riau (Inmas)-
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Riau terus gencar mendukung
program pemerintah dalam pencegahan korupsi. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang merupakan perpanjangan tangan dari KPK dengan
dukungan dari Australia Indonesia Partnership For Justice.
Wakil Ketua DWP Kanwil Kemenag Riau Hj Rosnimar Mahyudin, Selasa (19/2/2019) mengatakan, DWP Kemenag Riau sejak beberapa tahun belakangan terus gencar melakukan sosialisasi, bukan hanya di tingkat Provinsi tapi juga pada DWP Kemenag Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau. Bukan hanya berbentuk penyuluhan- penyuluhan semata, tetapi juga melalui game Majo.
Seperti yang baru- baru ini
dilakukan, yaitu pengenalan SPAK melalui game Majo pada seluruh pengurus dan
anggota, serta karyawati di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau. DWP Kemenag Riau
melakukan sosialisasi SPAK dengan Game Majo, kegiatan tersebut merupakan salah
satu bagian dari pencegahan anti korupsi yang dirintis oleh SPAK. Game Majo didesain
untuk menjangkau semua kalangan, untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi, dengan
permainan dilakukan secara berkelompok.
“Game Majo sendiri mengajarkan
tentang lima poin pencegahan korupsi, yaitu perilaku koruptif atau tindak
pidana korupsi, sikap anti korupsi dan peran serta masyarakat, suap,
gratifikasi dan pencucian uang,” jelasnya.
Rosnimar
menambahkan, untuk menyampaikan sosialisasi dan game Majo dilakukan oleh agen
SPAK yang telah mengikuti pelatihan atau TOT tingkat Nasional. “Alhamdulillah agen
SPAK kita ada beberapa orang, dari Kanwil Kementerian Agama ada 4 orang,
walaupun 1 orang sudah pindah ke UIN, tapi kita tetap bekerja sama untuk
sosialisasi. Harapan kami kedepan, semoga kegiatan ini dapat tersebar dan
mengakar ke seluruh bagian dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau. Baik
dari tingkat Kabupaten/ Kota maupun tingkat Provinsi dapat memahami apa itu
SPAK. Kalau sudah paham dan mengerti sehingga tentu lebih mudah diterapkan
dalam kehidupan sehari – hari,” ungkapnya.
Ditambahkan
agen SPAK yang baru saja mengikuti TOT di yang ditaja Kemenag RI bekerja sama
dengan KPK Awal Februari lalu, Nuriyas Fairus, menyebutkan, untuk membangun
budaya anti koruptif di lingkungan Kanwil Kemenag Riau, ia dan agen SPAK
lainnya akan bekerjasama dalam rangka tersebarnya SPAK ke seluruh Kabupaten/
Kota di Provinsi Riau.
“Alhamdulillah
Dharma Wanita kemarin telah melakukan sosialisasi dan game Majo pada pengurus,
anggota dan karyawati Kanwil kemenag Riau. Direncanakan akan digelar setiap
satu bulan sekali. Mudah- mudahan dengan
melaksanakan kegiatan ini, dapat memberikan motivasi buat kegiatan Dharma Wanita
untuk menjadi agen- agen anti korupsi,” harapnya. (mus/faj)