0 menit baca 0 %

Gagasan Cemerlang Pengawas untuk Mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) Dalam rangka mewujudkan madrsah hebat dan bermartabat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melalui perpanjangan tangan para pengawas melakukan pembinaan terhadap madrasah binaannya di tingkat Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Ma...

Bengkalis (Inmas) – Dalam rangka mewujudkan madrsah hebat dan bermartabat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melalui perpanjangan tangan para pengawas melakukan pembinaan terhadap madrasah binaannya di tingkat Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), baik negeri maupun swasta di lingkungan Kemenag Bengkalis.

 

Pengawas madrasah mempunyai peranan penting dalam memajukan dunia pendidikan agama dan keagamaan, yang berfungsi sebagai supervisor pendidikan atau pengawas pendidikan, baik pengawasan akademik maupun pengawasan manejerial. Berkaitan dengan sasaran pengawasan akademik, pengawas madrasah juga bertugas untuk membantu dan membina guru madrasah dalam meningkatkan profesionalismenya, agar dapat mempertinggi kualitas proses dan hasil belajar siswa.

 

Yeni Nopiyanti MPd, salah seorang pengawas madrasah Kantor Kemenag Bengkalis di saat melaksanakan tugas pembinaan di MTs dan MA Mujahiddin Kecamatan Pinggir, menggelar kegiatan bimbingan dan pelatihan terhadap kepala madrasah dan majelis guru tentang penerapan pembelajaran aktif berorientasi Multiple Intelligences,  pada Kamis (11/04/2019).

 

“Kegiatan bimbingan dan pelatihan penerapan pembelajaran aktif berorientasi multiple intelligences sebuah tahapan pembelajaran dimana siswa akan merasa dirinya belajar, pada madrasah binaan MTs dan MA Mujahiddin ini memberikan dampak positif terhadap aktifitas proses pembelajaran yang dilakukan guru di dalam kelas. Selanjutnya guru juga dapat merasakan perubahan yang terjadi dalam proses pembelajaran, yakni siswa menjadi lebih aktif dan team work siswa di dalam kelompok belajar lebih terlihat” ungkap Yeni saat dihubungi tim Inmas Bengkalis.

 

Yeni Nopiyanti juga mengharapkan dukungan dari kepala MA dan MTs Mujahidin, untuk terus meng-upgrade para guru agar memberikan proses pembelajaran yang berkualitas, dan selanjutnya kepala madrasah diharapkan bisa menyediakan media-media pembelajaran sederhana yang dibutuhkan oleh para guru.

 

Selain memberikan materi pembelajaran kepada madrasah binaannya, pengawas yang satu ini juga aktif mengkampanyekan kepada kepala madrasah dan majelis guru untuk melaksanakan program tahfiz al Quran dan shalat dhuha, bahkan beliau juga memberikan bantuan berupa al Quran, sajadah dan mukena kepada madrasah-madrasah di bawah binaannya.

 

 “Saya mengumpulkan al Quran hafalan, sajadah dan mukena dari para donatur, dan selanjutnya saya bagikan ke madrasah-madrasah binaan saya, dan Alhamdulillah di MTs Al Karimiyah, program tahfiz al Quran dan pelaksanaan shalat dhuha berjamaah sudah berjalan dan dijadikan kegiatan rutin sehari-hari” tambah Yeni.

 

Pengawas madrasah dituntut untuk mampu memberikan pembinaan kepada para guru dan kepala madrasah salah satu cara dengan memberikan bimbingan dan pelatihan kepada madrasah-madrasah binaannya, agar tercipta sebuah kondisi madrasah yang mampu melahirkan para generasi yang taat tunduk dan patuh kepada Allah, cerdas kognitif, emosional dan spritual. (tfk)