Bengkalis (Inmas) – Dalam rangka mewujudkan madrsah hebat dan bermartabat,
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melalui perpanjangan tangan para pengawas
melakukan pembinaan terhadap madrasah binaannya di tingkat Raudlatul Athfal
(RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah
(MA), baik negeri maupun swasta di lingkungan Kemenag Bengkalis.
Pengawas madrasah mempunyai peranan penting dalam memajukan
dunia pendidikan agama dan keagamaan, yang berfungsi sebagai supervisor
pendidikan atau pengawas pendidikan, baik pengawasan akademik maupun pengawasan
manejerial. Berkaitan dengan sasaran pengawasan akademik, pengawas madrasah
juga bertugas untuk membantu dan membina guru madrasah dalam meningkatkan
profesionalismenya, agar dapat mempertinggi kualitas proses dan hasil belajar
siswa.
Yeni Nopiyanti MPd, salah seorang pengawas madrasah Kantor Kemenag
Bengkalis di saat melaksanakan tugas pembinaan di MTs dan MA Mujahiddin Kecamatan
Pinggir, menggelar kegiatan bimbingan dan pelatihan terhadap kepala madrasah
dan majelis guru tentang penerapan pembelajaran aktif berorientasi Multiple
Intelligences, Â pada Kamis (11/04/2019).
“Kegiatan bimbingan dan pelatihan penerapan pembelajaran aktif
berorientasi multiple intelligences sebuah tahapan pembelajaran dimana siswa
akan merasa dirinya belajar, pada madrasah binaan MTs dan MA Mujahiddin ini
memberikan dampak positif terhadap aktifitas proses pembelajaran yang dilakukan
guru di dalam kelas. Selanjutnya guru juga dapat merasakan perubahan yang
terjadi dalam proses pembelajaran, yakni siswa menjadi lebih aktif dan team
work siswa di dalam kelompok belajar lebih terlihat” ungkap Yeni saat dihubungi
tim Inmas Bengkalis.
Yeni Nopiyanti juga mengharapkan dukungan dari kepala MA dan MTs
Mujahidin, untuk terus meng-upgrade para guru agar memberikan proses
pembelajaran yang berkualitas, dan selanjutnya kepala madrasah diharapkan bisa menyediakan
media-media pembelajaran sederhana yang dibutuhkan oleh para guru.
Selain memberikan materi pembelajaran kepada madrasah binaannya,
pengawas yang satu ini juga aktif mengkampanyekan kepada kepala madrasah dan
majelis guru untuk melaksanakan program tahfiz al Quran dan shalat dhuha,
bahkan beliau juga memberikan bantuan berupa al Quran, sajadah dan mukena kepada
madrasah-madrasah di bawah binaannya.
 “Saya mengumpulkan al
Quran hafalan, sajadah dan mukena dari para donatur, dan selanjutnya saya
bagikan ke madrasah-madrasah binaan saya, dan Alhamdulillah di MTs Al
Karimiyah, program tahfiz al Quran dan pelaksanaan shalat dhuha berjamaah sudah
berjalan dan dijadikan kegiatan rutin sehari-hari” tambah Yeni.
Pengawas madrasah
dituntut untuk mampu memberikan pembinaan kepada para guru dan kepala madrasah
salah satu cara dengan memberikan bimbingan dan pelatihan kepada
madrasah-madrasah binaannya, agar tercipta sebuah kondisi madrasah yang mampu melahirkan
para generasi yang taat tunduk dan patuh kepada Allah, cerdas kognitif,
emosional dan spritual. (tfk)