0 menit baca 0 %

FKUB Taja Penguatan Kerukunan Umat Beragama Tokoh Perempuan

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas),  Sekitar pukul 08.00 WIB puluhan Tokoh Perempuan se- Kota Pekanbaru berkumpul di aula gedung MDI Kota Pekanbaru. Kehadiran tokoh perempuan tersebut untuk mengikuti kegiatan Penguatan Kerukunan Umat Beragama Bagi Kalangan Tokoh Perempuan se- Kota Pekanbaru yang ditaja oleh Forum K...


Pekanbaru (Inmas),  Sekitar pukul 08.00 WIB puluhan Tokoh Perempuan se- Kota Pekanbaru berkumpul di aula gedung MDI Kota Pekanbaru. Kehadiran tokoh perempuan tersebut untuk mengikuti kegiatan ‘Penguatan Kerukunan Umat Beragama Bagi Kalangan Tokoh Perempuan se- Kota Pekanbaru yang ditaja oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pekanbaru. Jum’at (24/11).

Kegiatan ini dibuka oleh Walikota Pekanbaru yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol Kota Pekanbaru. Menurut informasi dari ketua panitia, Drs. M. Nur Anan Domo, MA yang didampingi sekretrisnya, Aybi Nahar, S.Ag bahwa kgiatan ini diikuti 90 peserta tokoh perempuan. Sebagai narasumber adalah Ka. Kankemenag Kota Pekanbaru, Drs. H. Edwar S. Umar, M.Ag dan ketua FKUB Kota Pekanbaru, DR. Ismardi Ilyas, MA.

Ka. Kankemenag Kota Pekanbaru sebelum menyampaikan materi tentang nilai-nilai yang terkandung pada sila-sila dalam Pancasila, beliau menceritakan  tingginya angka perceraian (cerai talak) di Kota Pekanbaru yang salah satu penyebabnya adalah persoalan ekonomi yang membaik. Lalu bagaimana mungkin kerukunan masyarakat akan baik, jika kerukunan dalam rumah tangga tidak jalan. Jika anda mendidik wanita berarti anda mendidik keluarga. Jika anda mendidik wanita muda maka anda mendidik masa depan. Ungkap Edwar.

Oleh sebab itu wanita mempunyai peranan penting, karena baik buruk negara ditentukan oleh wanitanya. Jika wanitanya baik maka negara akan baik. (Idris)