0 menit baca 0 %

FKUB Riau Gelar Rakorda: Satukan Persepsi, Teguhkan Komitmen Kerukunan Umat

Ringkasan: Riau (Kemenag)- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bersama pengurus FKUB Kabupaten/Kota se-Riau, Rabu (26/11/2025) di Angkasa Garden, Pekanbaru. Mengusung tema Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi FKUB Menuju Riau yang Kondusif dan Harmonis ,...

Riau (Kemenag)- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bersama pengurus FKUB Kabupaten/Kota se-Riau, Rabu (26/11/2025) di Angkasa Garden, Pekanbaru.

Mengusung tema “Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi FKUB Menuju Riau yang Kondusif dan Harmonis”, kegiatan ini menjadi momentum penting memperkuat komitmen bersama menjaga kerukunan di Bumi Lancang Kuning.

Rakorda dihadiri Kakanwil Kemenag Riau, Dr. H. Muliardi, M.Pd, unsur Forkopimda Riau, pengurus FKUB Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta sejumlah tokoh lintas agama dari berbagai organisasi keagamaan.

Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Infrastruktur Setda Riau, Jenri Salmon Ginting. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini sangat strategis karena menjadi ruang bersama untuk memastikan Riau tetap menjadi provinsi yang rukun dan aman.

“Tingkat kerukunan kita secara nasional menempatkan Riau pada posisi kedua terbaik. Tapi kerukunan bukan hanya indeks, melainkan harus hadir nyata dalam kehidupan masyarakat. Rakorda ini bukan sekadar agenda, tetapi komitmen bersama untuk mewujudkan Riau yang harmonis sesuai RPJMP Riau,” ujarnya.

Kerukunan dan NKRI: Harga Mati

Dalam Sekapur Sirihnya, Ketua FKUB Riau, KH. Abd. Rahman Qoharuddin, MA, menekankan pentingnya penyamaan persepsi.

“Selain NKRI harga mati, kerukunan juga harga mati. Melalui Rakorda ini, kita berharap lahir pandangan bersama yang memperkuat kerukunan lintas agama,” jelasnya.

Ia berharap indeks kerukunan Riau tidak hanya bertahan sebagai peringkat kedua nasional, tetapi meningkat pada tahun-tahun berikutnya melalui dukungan, komunikasi, dan kolaborasi semua pihak.

Ketua Panitia, H. Kamaruddin, MA, melaporkan bahwa Rakorda diikuti 100 peserta, terdiri dari pengurus FKUB Kabupaten/Kota se-Riau, perwakilan Kesbangpol, serta tokoh organisasi lintas agama.

Ia juga menyampaikan bahwa Rakorda menghadirkan sejumlah narasumber relevan, termasuk dari Kementerian Agama yang fokus pada penguatan moderasi beragama dan kebijakan kerukunan nasional.

Kamaruddin berharap kegiatan ini menghasilkan rumusan strategis untuk menjaga dan mengembangkan kerukunan umat beragama di Riau, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang damai, kondusif, dan inklusif. (*)