Dumai (Inmas) – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Dumai lakukan pembentukan pengurus periode 2015 s/d 2020. Kegiatan pembentukan pengurus FKUB yang baru, dilakukan diruang DWP Kantor Kementerian Agama Kota Dumai pada Kamis (12/11) sekitar pukul 10.00 WIB, yang mana langsung dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA dan Ketua FKUB Kota Dumai H.Azhar Yazid,S.Pd.I, Kepala Kesbangpollinmas Kota Dumai Muhammad Abduh diwakili oleh stafnya Zainuddin, dan seluruh Komponen Tokoh Lintas Agama dan Perwakilan Agama yang berada di Kota Dumai.
Kakan Kemenag Kota Dumai dalam sambutannya mengatakan FKUB selama ini sangat berperan penting dalam menjaga kerukunan dan kondusipnya Kota Dumai, hal ini mampu menjadi suatu perwujudan Dumai aman dan kondusif hingga saat ini tidak terlepas dalam peran utama para Tokoh Lintas Agama di Kota Dumai.
Darawi menjelaskan FKUB ini terbentuk dari berbagai unsur Tokoh Lintas Agama dan berfungsi sekali dalam Andil menciptakan stabilitas kemanan Kota Dumai, dan juga FKUB ini bukan LSM. Dimana merupakan pengaman Nasional dan merupakan vital dalam koordinasi dan komunikasi dalam menjaga wilayah Kota Dumai. Selama ini anggaran FKUB merupakan bersumber dari APBN, namun hal ini nantinya Pemerintah Kota Dumai dapat juga mensupport anggaran melalui APBD hal ini demi untuk menunjang kelancaran program FKUB.
Lebih lanjut beliau mengatakan dalam proses pemilihan Pengurus FKUB yang baru ini nantinya dapat dilakukan sesuai prosedur dan musyawarah mufakat. Hal ini berlandaskan Peraturan Bersama Menteri (PBM) nomor 8 dan 9 tahun 2006 yaitu peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri. Dan nantinya bagi pengurus yang baru mampu menjalankan fungsinya demi kemakmuran dan kerukunan umat beragama di wilayah Kota Dumai kedepannya.
“Kota Dumai merupakan pintu gerbang masuknya budaya dan paham-paham asing, jika peran FKUB tidak kuat, maka masyarakat Kota Dumai akan terpecah belah. Maka dari itu, FKUB harus tangguh dalam menciptakan kerukunan agar masyarakat Kota Dumai adil, toleran, dan damai,” tegas Kakan Kemenag.
Darawi berharap kepada pengurus baru nantinya laksanakan forum ini dengan baik, kemudian tingkatkan kebersamaan antar pengurus, peka terhadap persoalan-persoalan yang masuk Kota Dumai yang bisa mengakibatkan runtuhnya kerukunan umat.
Dalam kesempatan itu, Ketua FKUB Kota Dumai H.Azhar Yazid,S.Pd.I mengatakan sangat berterima kasih atas dukungan dan jalinan erat koordinasi dan silaturahmi bersama, dimana FKUB selama ini mampu menjadi faktor utama dalam menjaga situasi Kota Dumai yang dinamis dan kondusif. Hal ini nantinya dengan pembentukan pengurus yang baru mampu menjadikan FKUB pendorong utama kemajuan Kota Dumai dan stabilitas keamanan Kota Dumai terus terjaga dengan baik kedepannya. Dimana saat ini FKUB diseluruh Kecamatan se-Kota Dumai telah terbentuk hal ini mampu menjadi dan memudahkan fungsi koordinasi dan pengawasan dalam tetap menciptakan kerukunan umat beragama.
Dalam rapat musyawarah mufakat, pembentukan FKUB dipimpin langsung H.Azhar Yazid dan akan dipilih 17 orang pengurus. Dari hasil proses pemilihan sesuai mekanisme dimana akhirnya terpilih Ketua Drs.H.Ismail Abas,MA, Sekretaris Mustafa Kamal,S.H, dan Wakil Ketua I dijabat Isman Jaya Nasution dan Wakil Ketua II Suharsana,S.Pd. Hal ini disetujui dan diamini seluruh masing masing dari Tokoh Agama se-Kota Dumai.
“Agar FKUB ini kedepan lebih eksis, lebih bisa berbuat, dan bermodalkan kekompakan, serta bila kita berbuat itu penuh dengan keikhlasan dan mengharap ridho Allah SWT., maka Kota Dumai akan tercipta kerukunan umat beragama yang kondusif, toleran dan damai. Dan saling menghargai antara satu agama dengan agama yang lain,” harap Azhar Yazid.
Proses pembentukan pengurus FKUB Kota Dumai berjalan lancar dan sesuai mekanisme, melalui musyawarah mufakat.(jaka)
*edit by diah