0 menit baca 0 %

Fanatisme Berlebihan, Pintu Setan Menguasai Hati Manusia

Ringkasan: Kampar (Humas)-Setan menyesatkan manusia dengan cara membisikkan kejahatan ke dalam hati manusia. Tapi setan tidak akan bisa memasuki hati manusia kalau pintu-pintu setan dalam hati manusia tertutup rapat, salah satu pintu yang bisa dilalui setan untuk masuk ke dalam hati manusia adalah Ta’as...
Kampar (Humas)-Setan menyesatkan manusia dengan cara membisikkan kejahatan ke dalam hati manusia. Tapi setan tidak akan bisa memasuki hati manusia kalau pintu-pintu setan dalam hati manusia tertutup rapat, salah satu pintu yang bisa dilalui setan untuk masuk ke dalam hati manusia adalah Ta’ashshub atau sikap fanatisme yang terlalu berlebihan terhadap firqah atau golongan tertentu. Demikian salah satu inti sari Tausiyah Jum’at pagi di Mushalla Miftahul Ilmi, Kantor Kemenag Kab. Kampar, yang pagi ini jum’at (12/10) disampaikan oleh Ust Syamsuatir M.E.Sy, salah seorang staff Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Lebih lanjut Syamsuatir mengatakan, perbedaan pendapat merupakan sunnatullah yang sudah ada sejak zaman Rasulullah saw, akan tetapi perbedaan pendapat itu hendaknya tidak disikapi dengan fanatisme berlebihan yang akan melahirkan firqah dan membuat umat terkotak-kotak. Fanatisme juga akan membahayakan kalau sudah sampai kepada tingkat saling mengkafirkan, hal ini pernah terjadi di awal sejarah Islam, di mana kaum Khawarij menganggap kafir kaum muslimin yang ada di luar golongan mereka dan menganggap bahwa mereka halal ditumpahkan, akibatnya terjadi maker yang berujung dengan kematian Khalifah Ali bin Abi Thalib ra. Oleh karena itu, lanjut Syamsuatir, instansi kementerian agama, melalui para pegawainya, harus bisa menjadi penyejuk di tengah perbedaan pendapat yang ada di masyarakat. Tausiyah jumat pagi sendiri merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap minggu oleh Seksi Penamas Kantor Kemenag Kab. Kampar, tausiyah ini juga merupakan salah satu bentuk upaya Kantor Kemenag Kab. Kampar dalam pembinaan pegawai, khususnya pembinaan di bidang kerohanian. (Ags)