Kampar (Humas) – Menanam dan memelihara pohon atau tanaman adalah ibadah. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA di dampingi Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI dalam arahannya pada acara Sosialisasi Sekolah Adiwiyata Binaan MTsN Kuok hari kamis (16/01) di Aula Lantai II MTsN Model Kuok Kecamatan Kuok, Kab. Kampar.
Fairus mengatakan, Salah satu konsep pelestarian lingkungan dalam Islam adalah perhatian akan penghijauan dengan cara menanam dan bertani. Nabi Muhammad SAW menggolongkan orang-orang yang menanam pohon sebagai shadaqah. Hal ini diungkapkan secara tegas dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas Rasulullah SAW bersabda : …”tidaklah seorang muslim menanam tanaman, kemudian tanaman itu dimakan oleh burung, manusia, ataupun hewan, kecuali baginya dengan tanaman itu adalah sadaqah”.
Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 205 menyebutkan:: “Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan”. Imam al-Qurtubi juga mengatakan di dalam tafsirnya ; “Bertani bagian dari fardhu kifayah, maka pemerintah harus menganjurkan manusia untuk melakukannya, salah satu bentuk usaha itu adalah dengan menanam pohon”, jelas Fairus.
Oleh karena itu, dengan program adiwiyata ini mari kita dukung secara bersama-sama dalam mewujudkan lingkungan disekitar kita agar tetap asri, bersih dan nyaman terutama di lingkungan sekolah atau madrasah tentunya dengan cara menanam, menjaga dan memelihara tanaman atau pepohonan. Hal ini selain bernilai ibadah juga bermanfaat buat kita semua dalam kelangsungan hidup dari generasi ke generasi, tutup Fairus. (Ags)